Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Babak Baru, Polisi Segera Periksa Siswa

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan. (KLIKMADURA)

Kantor Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penanganan dugaan penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan terus bergulir dan kini memasuki tahap pendalaman keterangan saksi.

Di saat yang sama, sengketa perdata terkait kepemilikan aset sekolah juga masih berproses di Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan.

Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama mengatakan, penyidik Satreskrim telah meminta klarifikasi dari sejumlah pihak dan menerima berbagai dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Langkah berikutnya, penyidik akan memanggil para siswa yang berada di lokasi saat penyegelan untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Baca juga :  Di Hadapan Pengurus Ormawa FEBI IAIN Madura, Ketua DPRD Pamekasan Beberkan Strategi Peningkatan PAD

“Untuk selanjutnya penyidik akan memanggil beberapa siswa saksi yang ada di lokasi sewaktu penyegalan, kemudian mengundang beberapa pihak terkait lainnya juga berkoordinasi dengan dinas terkait,” ungkapnya.

IPDA Evan menegaskan, dugaan penyegelan sepihak serta penyekapan siswa ditangani secara intensif oleh Unit Idik IV Satreskrim Polres Pamekasan. Dengan demikian, seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dipastikan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, perkara perdata berupa gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) mengenai penguasaan lahan dan bangunan sekolah menjadi kewenangan PN Pamekasan.

Mediasi yang digelar pada Senin (13/7/2026) belum menghasilkan kesepakatan karena pihak tergugat tidak dapat menghadiri proses tersebut.

Baca juga :  31 Tahun Mengabdi, Guru MAN 2 Pamekasan Terima Satyalancana Karya Satya

“Karena pihak tergugat sakit, jadi tidak bisa menghadiri proses mediasi itu,” terang IPDA Evan.

PN Pamekasan kemudian menjadwalkan ulang mediasi antara penggugat dan tergugat pada Senin (3/8) mendatang. Hasil mediasi tersebut diharapkan dapat menjadi jalan keluar atas sengketa kepemilikan aset yang kini masih menjadi polemik.

Diketahui, gedung SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan telah disegel sejak Senin (11/5) sehingga sekitar 90 siswa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring.

Kondisi tersebut juga berdampak pada belum terlaksananya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru.

Baca juga :  Disdikbud Pamekasan Tekankan Aktivitas Keagamaan Selama Ramadan

Penyegelan dilakukan oleh mantan bendahara Yayasan Kunci Ilmu, Arofatin Nisa’, yang mengklaim sebagai pemilik lahan tempat berdirinya SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan. Sengketa tersebut kini masih bergulir melalui jalur pidana dan perdata secara terpisah. (enk/nda)

Berita Terkait

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar
Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027
Tim Gabungan Segel Hotel Putri dan Sejumlah Tempat Hiburan di Pamekasan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru