Prodi DKV Unija Sukses Gelar Seminar Nasional di Keraton Sumenep, Kupas Strategi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Madura

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H. didampingi jajaran pimpinan universitas dan fakultas foto bersama para pemateri. (KLIKMADURA)

Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H. didampingi jajaran pimpinan universitas dan fakultas foto bersama para pemateri. (KLIKMADURA)

SUMENEP | KLIKMADURA – Keraton Sumenep menjadi pusat diskusi pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata Madura melalui seminar nasional yang digelar di Pendopo Museum Keraton Sumenep, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Wiraraja itu dihadiri akademisi, pelaku UMKM, komunitas kreatif, mahasiswa, hingga perwakilan pemerintah.

Seminar diawali dengan penampilan paduan suara yang menciptakan suasana khidmat. Ketua Program Studi DKV Universitas Wiraraja, Anis Kurli, mengapresiasi antusiasme peserta dan berharap forum tersebut melahirkan gagasan nyata bagi kemajuan ekonomi kreatif Madura.

“Terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah hadir. Semoga seminar ini menjadi ruang kolaborasi untuk melahirkan inovasi dan memperkuat pengembangan ekonomi kreatif serta pariwisata Madura,” ujarnya.

Rektor Universitas Wiraraja, Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H., menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab mendorong pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

Baca juga :  Ngeri! Grand Final Karapan Sapi Piala Presiden Ricuh, Penonton Bawa Sajam

“Saya berterima kasih kepada panitia yang sudah berkontribusi dalam seminar ini. Sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun ekonomi kreatif yang berdaya saing,” katanya.

Staf Ahli Bupati Sumenep Bidang Hukum dan Pemerintahan, Hisbul Wathan, yang mewakili Bupati Sumenep, menyampaikan daerah tersebut memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola destinasi.

“Sumenep memiliki potensi wisata kesehatan, bahari, pantai, religi, keris, kuliner, event, fashion hingga anyaman. Tetapi kita juga harus siap bersaing dengan daerah lain, sehingga penguatan SDM dan tata kelola menjadi tantangan yang harus dijawab bersama,” tegasnya.

Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Wawan Darmawan, memaparkan perkembangan sektor pariwisata Jawa Timur. Menurutnya, keberhasilan pengembangan destinasi wisata tidak dapat dilakukan secara parsial.

Baca juga :  Tuding Dinsos P3A Sumenep Tak Mampu Atasi Kemiskinan di Kepulauan

“Kolaborasi adalah kunci utama membangun ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Desa wisata harus terus mendapat dukungan agar mampu berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi Bakorwil IV Pamekasan, Baidori, menilai peningkatan kualitas pendidikan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Madura.

“Madura masih memiliki tantangan pada sektor pendidikan. Karena itu, peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi kreatif agar mampu meningkatkan daya saing daerah,” katanya.

Ketua Aspro DKV Indonesia Chapter Jawa Timur-Bali sekaligus Ketua Program Studi DKV Universitas Dinamika Surabaya, Dhika Yuan Yurisma, mengajak pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital dan desain komunikasi visual sebagai strategi memperkuat pemasaran produk.

“Desain bukan sekadar estetika, tetapi menjadi identitas sebuah produk. Ketika dipadukan dengan teknologi digital, produk lokal akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar nasional maupun global,” jelasnya.

Baca juga :  Owner Seblak Sakera Isi Kuliah Tamu Seputar Digital Branding di Universitas Islam Madura

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wiraraja, Rillia Aisyah Haris, memaparkan pentingnya tata kelola kolaboratif. Khususnya, dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata Madura.

“Maukah Sumenep dan seluruh elemen benar-benar mewujudkan Nusantara? Tentu mau. Tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas wacana,” tegasnya.

Seminar berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang diikuti mahasiswa, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif. Berbagai masukan dan gagasan mengemuka sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pariwisata Madura.

Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan pameran karya SOMA yang masih berlangsung hingga Senin (20/7/2026) di Pendopo Keraton Sumenep. Pengunjung dapat mengikuti workshop painting on mini canvas dan menikmati pameran yang dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya. (nda)

Berita Terkait

PAN Klaim Partai Anak Nahdliyin, GP Ansor Sumenep Minta Presiden Evaluasi hingga Copot Menteri Desa
Pulau Saobi Gelap Gulita Akibat PLTS Tak Beroperasi Normal, Nelayan hingga Siswa Terdampak
Gagahi Perempuan 17 Tahun, Polresta Sumenep Tangkap Pria 41 Tahun 
Pertamina Urat Nadi Kehidupan Warga Kepulauan
Geger! Warga Batang-Batang Sumenep Temukan Mayat Perempuan Terbakar di Tegalan
311 Pil Y Diamankan di Gapura Sumenep, Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Okerbaya
Refleksi Maulid Nabi, Rektor UIM Ajak Civitas Akademika Teladani Akhlak Rasulullah
Polresta Sumenep Gelar Mutasi Besar-besaran, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Diganti

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 04:57 WIB

PAN Klaim Partai Anak Nahdliyin, GP Ansor Sumenep Minta Presiden Evaluasi hingga Copot Menteri Desa

Rabu, 2 September 2026 - 15:28 WIB

Pulau Saobi Gelap Gulita Akibat PLTS Tak Beroperasi Normal, Nelayan hingga Siswa Terdampak

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:39 WIB

Gagahi Perempuan 17 Tahun, Polresta Sumenep Tangkap Pria 41 Tahun 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Pertamina Urat Nadi Kehidupan Warga Kepulauan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Sumenep Temukan Mayat Perempuan Terbakar di Tegalan

Berita Terbaru