Perempuan Paro Baya di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur Sedalam 20 Meter

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 15 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan saat mengevakuasi jenazah Musrifah Dusun Konten, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura yang jatuh ke dalam sumur sedalam 20 meter.

Aparat gabungan saat mengevakuasi jenazah Musrifah Dusun Konten, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura yang jatuh ke dalam sumur sedalam 20 meter.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Warga Dusun Konten, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura geger. Pemicunya, ibu rumah tangga atas nama Musrifah (55) ditemukan tak bernyawa di dalam sumur dengan kedalaman 20 meter, Sabtu (14/9/2024) malam.

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasihumas AKP Sri Sugiarto menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Menurut dia, pada hari Jum’at tanggal 13 September 2024 sekira pukul 04.00 WIB, Ahmadi, suami korban berangkat berjualan ke Pasar Aeng Nyonok, Desa Banyupele.

Sementara, korban berada di rumah. Sekitar pukul 05.00 WIB, Ahmadi pulang dari pasar namun sesampainya di rumah korban tidak ada. Dengan demikian, Amadi bersama keluarga melakukan pencarian di sekitar pekarangan rumah. Tapi, tidak ditemukan.

Baca juga :  Ahli Hukum Pidana Unira Sebut Penghentian Kasus Dugaan Korupsi GBP Langgar Aturan

Kemudian, pada hari Sabtu tanggal 14 September 2024 sekitar pukul 18.00 WIB, korban ditemukan ada di dalam sumur milik Kiai Rofiqi oleh Mukmin dan Romli. Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Palengaan.

“Sekitar pukul 19.00 WIB Kapolsek Palengaan bersama anggota serta tim Inafis Satreskrim Polres Pamekasan tiba di lokasi disusul tim Sat Brimob Polda Jatim Batalyon D Pamekasan dan tim BPBD Pamekasan untuk melakukan evakuasi,” ungkap AKP Sri.

Evakuasi dilakukan pada pukul 21.00 WIB. Dalam waktu kurang lebih 30 menit, korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur. Selanjutnya, korban dibawa kerumah duka.

Baca juga :  Antisipasi Ancaman Abrasi Pantai, Pemuda Muhammadiyah Pamekasan Tanam 10 Ribu Mangrove

“Pihak keluarga menolak dilakukan pemeriksaan luar jenasah dan menolak untuk otopsi, diperkuat dengan surat pernyataan, menurut keterangan dari warga bahwa korban mempunyai riwayat gangguan kejiwaan,” pungkas AKP Sri Sugiarto. (*/pen)

Berita Terkait

Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media
Dua Pria di Pamekasan Ditahan Polisi, Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas Empat Kali
Gerebek Bilik Narkoba di Proppo, Polisi Amankan Sabu, Sajam, dan 9 Motor
Aktivis Desak Berobat Gratis Saat Transisi UHC, Pemkab Pamekasan Terbitkan Surat Edaran
Harjad ke-496 Pamekasan Diisi 40 Kegiatan, Rangkaian Dimulai Oktober
DPRD Pamekasan Setujui Perubahan APBD 2026, Kini Menunggu Evaluasi Gubernur
RSUD Waru Pamekasan Belanja Enam Alkes Canggih, Anggaran Tembus Rp13,9 Miliar
Pembangunan Puskesmas Bulhaj Baru 26,47 Persen, Dinkes Pamekasan Targetkan Beroperasi 2027

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Dua Pria di Pamekasan Ditahan Polisi, Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas Empat Kali

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Aktivis Desak Berobat Gratis Saat Transisi UHC, Pemkab Pamekasan Terbitkan Surat Edaran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Harjad ke-496 Pamekasan Diisi 40 Kegiatan, Rangkaian Dimulai Oktober

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:16 WIB

DPRD Pamekasan Setujui Perubahan APBD 2026, Kini Menunggu Evaluasi Gubernur

Berita Terbaru