Kisruh Pendaftaran Pilkades PAW Desa Gugul, Begini Penjelasan Camat Tlanakan

- Jurnalis

Senin, 19 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Pendaftaran calon kepala desa pada pemilihan kepala desa (pilkades) pengganti antar waktu (PAW) Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan mencekam. Ratusan warga turun menghadang warga dari luar daerah yang hendak mendaftar.

Camat Tlanakan Munapik menjelaskan runut persoalan yang terjadi di lapangan. Menurut dia, pada Rabu, 14 Juni 2023, masyarakat mendengar ada dua warga dari luar desa hendak mendaftar sebagai kades.

Kemudian, masyarakat turun ke sejumlah titik jalan berniat menghalagi rencana pendaftaran itu. Alasannya, warga Desa Gugul tidak berkenan jika yang memimpin desanya orang luar.

“Masyarakat sadar bahwa secara aturan, warga dari mana saja boleh mencalonkan diri di mana saja. Masyarakat hanya tidak ingin yang jadi kepala desa justru orang luar daerah,” kata Munapik.

Baca juga :  Biaya Pokok Produksi Tembakau Tahun 2025 di Pamekasan Naik hingga 2 Persen

Demi menjaga kondusivitas, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Tlanakan memediasi masyarakat dan calon pendaftar tersebut. Akhirnya, disepakati calon dari luar desa diterima tetapi hanya satu orang.

Sementara satu orang lainnya tidak boleh mendaftar. Satu orang yang diperbolehkan mendaftar itu atas nama Farid, salah satu perangkat Desa/Kecamatan Tlanakan.

Salah satu poin kesepakatan lainnya yakni, tidak boleh ada calon dari luar lagi yang mendaftar. Jika pada hari terakhir pendaftaran ada calon lain yang mendaftar, maka disepakati akan ditolak bersama.

“Sesuai tahapan, pendaftaran calon kades akan ditutup keesokan harinya, tanggal 15 Juni,” terangnya.

Baca juga :  Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Sabotase Pilkades Gugul Berlangsung Alot, Mantan Cakades Beber Kejanggalan

Kemudian, di hari terakhir pendaftaran, berembus kabar bahwa ada warga dari luar daerah lainnya yang juga akan mendaftar. Kabar tersebut sontak membuat masyarakat geram. Mereka akhirnya kembali turun jalan dengan maksud menghadang.

Panitia pilkades selaku pihak yang netral, bersiap di balai desa untuk menerima berkas calon pendaftar. Sesuai jadwal yang ditentukan, pendaftaran calon kades PAW itu ditutup pukul 12.00 WIB.

“Sejak pagi sekitar pukul 07.00 masyarakat sudah berjaga di beberapa titik. Calon pendaftar atas nama Mohammad Misnali tiba di lokasi pendaftaran sekitar pukul 11.15,” katanya.

Baca juga :  Ketika Kades Tak Lagi PERKASA

Masyarakat yang sejak pagi bersiap langsung menghadang Misnali. Akhirnya, pria asal Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan itu batal mendaftarkan diri sebagai calon kades Gugul.

“Setelah pukul 12.00 tidak ada pendaftar baru, akhirnya panitia menutup pendaftaran. Seperti itu kronologi yang terjadi di lapangan,” tutur mantan Sekretaris Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan itu.

Munapik meminta doa kepada seluruh masyarakat agar pilkades Gugul berjalan lancar sampai proses selesai. Dia juga mengimbau kepada pihak-pihak yang merasa tidak puas agar mengikuti alur dan prosedur yang ada.

“Jangan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang dapat mengganggu kondusivitas di tengah masyarakat,” pintanya. (diend)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait
Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring
Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026
Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang
Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel
Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD
Pantai Jumiang Dikelola Tanpa Dana APBD, Bupati Pamekasan Uji Komitmen Pengelola

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:57 WIB

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:33 WIB

Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel

Berita Terbaru

Opini

Menata Hati, Meniti Hari-hari

Jumat, 12 Jun 2026 - 04:01 WIB