RSUD Moh. Anwar Sumenep Tancap Gas, dr. Erliyati Bawa Lompatan Besar Layanan Kesehatan

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati.

Direktur RSUD Dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati.

SUMENEP || KLIKMADURA – Tahun 2026 menjadi titik balik bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu tak lagi sekadar menjalankan fungsi pelayanan, tetapi mulai bergerak agresif sebagai pusat rujukan kesehatan modern di wilayah timur Madura.

Di balik akselerasi itu, ada peran kuat Direktur RSUD, dr. Erliyati, yang mengorkestrasi transformasi menyeluruh, mulai dari penguatan fasilitas, peningkatan kualitas SDM, hingga digitalisasi layanan.

“Tahun 2026 ini kami fokus memastikan pelayanan semakin cepat, tepat, dan berbasis teknologi, tanpa mengesampingkan keselamatan pasien,” katanya, Senin (13/4/2026).

Baca juga :  Rokok Bodong Beredar Bebas di Sumenep, Satpol PP Diminta Tidak Berpangku Tangan

Bukan sekadar wacana, langkah konkret langsung digeber. Status rumah sakit yang kini naik menjadi tipe B dimaksimalkan penuh.

Artinya, kemampuan penanganan kasus medis kompleks tak lagi harus bergantung pada rumah sakit di luar daerah.
Di tangan Erliyati, RSUD Sumenep menjadi rumah sakit tujuan utama.

Sejumlah layanan vital diperkuat. Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam ditingkatkan responsnya, ICU diperluas kapasitasnya, hingga layanan PICU/NICU untuk bayi dan anak dipoles lebih modern.

Tak berhenti di situ, layanan spesialis seperti jantung dan paru mulai diproyeksikan menjadi unggulan baru.

Baca juga :  KSR PMI UTM Gandeng UDD PMI Bangkalan, Aksi Donor Darah Diserbu Peserta di Gedung Cakra

“Transformasi juga menyasar sistem pelayanan. RSUD mulai mengoptimalkan antrean digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional,” terangnya.

Pasien kini tak lagi harus berdesakan di loket. Pendaftaran hingga penjadwalan bisa dilakukan dari genggaman. Efeknya mulai terasa. Waktu tunggu pasien ditekan, alur pelayanan lebih rapi, dan efisiensi meningkat.

Namun, bagi Erliyati, modernisasi tak boleh mengorbankan akses masyarakat kecil. Karena itu, perluasan layanan bagi peserta BPJS Kesehatan menjadi prioritas.

Ia memastikan tak ada lagi alasan masyarakat kesulitan mendapatkan layanan medis hanya karena persoalan administrasi atau keterbatasan fasilitas.

Dengan dukungan tenaga medis, pemerintah daerah, dan berbagai mitra strategis, RSUD Sumenep kini diarahkan menjadi rumah sakit rujukan utama di kawasan timur Madura, bukan sekadar pelengkap sistem kesehatan, tetapi menjadi tulang punggungnya. Langkah progresif ini sekaligus menjadi jawaban atas keraguan publik selama ini.

Baca juga :  Buya Aliyadi Mustofa Hadiri Muscab PKB Sumenep, Dorong Soliditas Menuju Kemenangan

“Kepercayaan masyarakat adalah target utama kami. Dan itu hanya bisa dicapai dengan kerja nyata,” tandasnya.

Jika konsistensi ini terjaga, bukan tak mungkin 2026 akan dikenang sebagai tahun kebangkitan layanan kesehatan di Sumenep. RSUD dr. H. Moh. Anwar sebagai episentrum pelayanan kesehatan tersebut. (nda)

Berita Terkait

Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep
Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan
Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura
KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura
Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H
Nobar Film “Pesta Babi”, KOPRI PMII Sumenep Bongkar Dampak Investasi terhadap Lingkungan dan Ruang Hidup

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:12 WIB

Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:54 WIB

Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:04 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:55 WIB

KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura

Berita Terbaru