AC Kapal Express Bahari 9C Mati, Mudik Gratis Rute Kalianget–Kangean Diprotes Warga

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Express Bahari 9C saat sandar di Pulau Kangean beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Kapal Express Bahari 9C saat sandar di Pulau Kangean beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Program mudik gratis yang digelar Kementerian Perhubungan pada rute Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean menuai protes dari warga.

Kapal cepat yang digunakan dalam program tersebut dinilai kurang representatif dan tidak memberikan kenyamanan bagi penumpang.

Kapal Express Bahari 9C yang melayani rute tersebut dilaporkan mengalami gangguan pada fasilitas pendingin ruangan (AC). Akibatnya, penumpang yang berada di dalam ruangan tertutup harus merasakan kondisi pengap selama perjalanan.

Padahal, perjalanan dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Kangean membutuhkan waktu sekitar empat jam. Kondisi itu membuat penumpang merasa tidak nyaman. Terlebih, karena saat ini masih dalam suasana bulan Ramadan sehingga banyak penumpang menjalankan ibadah puasa.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Wujudkan Cita-cita Anak Keluarga Tidak Mampu Bisa Sekolah di Luar Negeri hingga Jadi Dokter

Tokoh pemuda Kangean, Matsaleh, menyayangkan kondisi tersebut. Menurut dia, program mudik gratis merupakan program pemerintah yang dibiayai oleh uang negara sehingga seharusnya memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat.

Penumpang mengalami gerah di kabin Kapal Express Bahari 9C rute Kalianget-Kangean lantaran AC mati. (MATSALEH FOR KLIKMADURA)

“Program mudik gratis ini menggunakan anggaran negara. Mestinya pemerintah memastikan kapal yang digunakan benar-benar layak, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan penumpang,” ujarnya.

Matsaleh menilai, pemerintah semestinya melakukan pengecekan secara detail terhadap fasilitas kapal sebelum digunakan dalam program tersebut. Apalagi perjalanan menuju Pulau Kangean memakan waktu cukup lama.

Baca juga :  Sekolah Ambruk Dibiarkan, Disdik Sampang Justru Sibuk Belanja Kursi dan Drum Band Ratusan Juta

“AC kapal mati sementara penumpang berada di ruangan tertutup. Kondisinya tentu sangat pengap. Apalagi sekarang bulan Ramadan, banyak penumpang yang sedang berpuasa. Ini sangat tidak nyaman,” katanya.

Dia berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah, khususnya dalam memilih perusahaan penyedia kapal untuk program mudik gratis.

Menurut dia, program mudik gratis merupakan agenda tahunan yang memiliki waktu persiapan cukup panjang. Karena itu, pemerintah seharusnya memiliki kesempatan yang cukup untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.

“Ke depan pemerintah harus benar-benar selektif dalam menentukan perusahaan penyedia kapal. Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban karena fasilitas yang tidak memadai,” tegasnya. (nda)

Baca juga :  Satlantas Polres Sumenep Gelar Baksos Religi di Masjid Jamik

Berita Terkait

Lakpesdam “Kongkow” Lintas Generasi, Arah Program Kerja Tunduk Pada Mandat Warga Nahdliyin
Pelayanan RSUD Moh. Anwar Sumenep Semakin Optimal, Pasien Beri Apresiasi
Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Diduga Korupsi BUMDes Fiktif dan Proyek Desa
Lakpesdam PCNU Sumenep Gelar Rapat Bersama Antar Lembaga, Perkuat Sinergi Program Menjelang Raker
RSUD Moh. Anwar Sumenep Tancap Gas, dr. Erliyati Bawa Lompatan Besar Layanan Kesehatan
Suntik Modal Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar, Komitmen Pemkab Sumenep Genjot Ekonomi Produktif
Bupati Fauzi Komitmen Hilirisasi, Petani Garam Beri Apresiasi
Berkat Kepemimpinan Visioner Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo, Warga Sumenep Nikmati Layanan Kesehatan Gratis hingga Luar Daerah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:01 WIB

Lakpesdam “Kongkow” Lintas Generasi, Arah Program Kerja Tunduk Pada Mandat Warga Nahdliyin

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Pelayanan RSUD Moh. Anwar Sumenep Semakin Optimal, Pasien Beri Apresiasi

Kamis, 23 April 2026 - 11:29 WIB

Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Diduga Korupsi BUMDes Fiktif dan Proyek Desa

Minggu, 19 April 2026 - 09:24 WIB

Lakpesdam PCNU Sumenep Gelar Rapat Bersama Antar Lembaga, Perkuat Sinergi Program Menjelang Raker

Senin, 13 April 2026 - 07:54 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Tancap Gas, dr. Erliyati Bawa Lompatan Besar Layanan Kesehatan

Berita Terbaru

Catatan Pena

Energi Mineral Langgeng dan Janji Manis Sang Jenderal

Kamis, 30 Apr 2026 - 02:07 WIB