Hilang 11 Jam, Nenek 50 Tahun Ditemukan Terjatuh di Sumur Warga

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BPBD Pamekasan evakuasi warga yang terjatuh ke sumur di Desa Campor, Kecamatan Proppo. (POLSEK PROPPO FOR KLIK MADURA)

Tim BPBD Pamekasan evakuasi warga yang terjatuh ke sumur di Desa Campor, Kecamatan Proppo. (POLSEK PROPPO FOR KLIK MADURA)

PAMEKASAN | KLIKMADURA – Warga Dusun Durbugan, Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, digegerkan dengan hilangnya seorang perempuan berusia 50 tahun, Senin (12/1).

Perempuan bernama Faridah itu akhirnya ditemukan terjatuh ke dalam sumur milik tetangganya setelah sekitar 11 jam dilakukan pencarian.

Kapolsek Proppo, AKP Achmad Supriyadi, menjelaskan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, Faridah berpamitan kepada suaminya, Badri, untuk pergi ke kamar mandi. Sementara sang suami melanjutkan salat tahajud tanpa menaruh curiga sedikit pun.

“Namun, setelah ditunggu cukup lama, korban tidak kunjung kembali ke rumah,” kata AKP Supriyadi.

Baca juga :  Susah Dapat BBM, Nelayan Pamekasan Duga Ada Permainan Mafia

Merasa khawatir, Badri bersama anggota keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah.

Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, Badri mendapat informasi dari warga yang menemukan sandal milik korban berada di dekat sebuah sumur di depan rumah salah satu warga.

Selain itu, asbes penutup sumur tersebut diketahui sudah tidak berada di tempat dan diduga jatuh ke dalam sumur. Kondisi itu menimbulkan kecurigaan warga bahwa korban terjatuh ke dalam sumur tersebut.

“Perangkat desa kemudian melaporkan kejadian itu kepada kami,” ujarnya.

Sekitar pukul 17.30 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Proppo, Danramil Proppo, Brimob, BPBD, PMI, PCC, serta FRPB Pamekasan melakukan proses evakuasi. Korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.20 WIB.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Siapkan Rp77 Miliar, Utang Premi UHC ke BPJS Kesehatan Dipastikan Lunas

AKP Supriyadi juga membenarkan bahwa Faridah memiliki riwayat gangguan jiwa. Informasi tersebut diperoleh dari kepala dusun setempat.

“Betul, menurut keterangan kepala dusun, korban memang memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Menur,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait
Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring
Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026
Belum Punya Gedung Permanen, 30 Murid Baru Sekolah Rakyat Pamekasan Dititip di Sampang
Pagu SPMB SMA Negeri di Pamekasan Tetap, Tahun Ini Tersedia 56 Rombel
Ketua DPRD Apresiasi PKS Pantai Jumiang, Dorong Pemkab Lebih Kreatif Genjot PAD

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIB

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:18 WIB

Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:01 WIB

Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:57 WIB

Sebulan Disegel, Siswa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Terpaksa Belajar Daring

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:33 WIB

Klinik Kecantikan Elysia Estetika Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik di PEF 2026

Berita Terbaru

Opini

Menata Hati, Meniti Hari-hari

Jumat, 12 Jun 2026 - 04:01 WIB