Fantastis!! Dana BOP PAUD di Sampang Tembus Rp 20 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Anggaran Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD di Kabupaten Sampang tahun ini sangat sebesar. Nominalnya tembus Rp 20 miliar.

Kepala bidang (Kabid) Pembinaan PAUD Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Dewi Trisna mengatakan, anggaran puluhan miliar itu bersumber APBN pemerintah pusat.

Dana puluhan miliar itu untuk kepentingan pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan siswa dan guru bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik.

“Dana tersebut juga bisa digunakan untuk melengkapi fasilitas sebagai penunjang pembelajaran. Selain itu, juga dipergunakan untuk meningkatkan kompetensi guru, seperti kelas pelatihan dan lainnya,” terangnya.

Baca juga :  5 Situs Bersejarah di Sampang Segera Ditetapkan Jadi Cagar Budaya, Ini Daftarnya!

Dewi melanjutkan, dana BOP tersebut bisa dimanfaatkan oleh lembaga penerima sesuai kebutuhan, artinya tidak ada persentase terkait penggunaan dana bantuan tersebut.

“Misalnya seperti pengadaan makanan tambahan jika diperlukan dalam kegiatan yang mendukung peningkatan pengetahuan siswa maupun guru juga boleh,” ucapnya.

Setiap lembaga PAUD menerima dana BOP dengan jumlah tidak sama. Waktu pencairannya juga berbeda.

Selain itu, jumlah siswa setiap lembaga menjadi perhitungan terhadap dana BOP yang diterima.

“Setiap siswa dihitung Rp 650 ribu. Namun ada beberapa hal lain yang menjadi penentu, seperti usia siswa banyak yang tidak sesuai kriteria,” ujar Dewi.

Baca juga :  Kapolda Jatim Turun Tangan, Satu Pelaku Pembacokan di Kecamatan Ketapang Ditangkap

Dijelaskan, dari 935 jumlah lembaga PAUD di Kabupaten Sampang, tidak keseluruhan mendapatkan dana BOP.

Sebab, penentu lembaga penerima BOP adalah pemerintah pusat, kemudian diverifikasi oleh Disdik Sampang.

“Di antara syarat yang harus dipenuhi adalah update dapodik (data pokok pendidikan) karena akan ada sinkronisasi dapodik,” pungkasnya. (zhr/diend)

Berita Terkait

Polres Sampang Ungkap Kasus Pencurian Motor di Banyuates, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:26 WIB

Polres Sampang Ungkap Kasus Pencurian Motor di Banyuates, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Berita Terbaru

Opini

Singa yang Bergelang Karet Demokrasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:37 WIB

Jamaah KBIHU Al-Hilal Pamekasan foto bersama usai salat subuh di Jamarot (ISTIMEWA).

Info Haji

Jamaah KBIHU Al-Hilal Pamekasan Tuntaskan Rangkaian Armuzna

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:43 WIB