Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berbincang dengan warga saat meninjau kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Sorak, Desa Beringin, Kecamatan Tambelangan. (KLIKMADURA)

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi berbincang dengan warga saat meninjau kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Sorak, Desa Beringin, Kecamatan Tambelangan. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi meninjau langsung kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Sorak, Desa Beringin, Kecamatan Tambelangan, Minggu (12/7/2026) sore.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan rumah warga yang membutuhkan perbaikan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambelangan, Camat Tambelangan H. Ach. Fariji, S.Pd., M.MPd., Kapolsek Tambelangan AKP Medhy Ari Bestakona, serta Danramil Tambelangan Lettu Inf. Ali Murdani.

Rombongan mendatangi sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah. Salah satunya rumah milik Ba Lima yang memiliki dinding lapuk, atap bocor, dan dinilai sudah tidak memenuhi standar kelayakan untuk dihuni.

Baca juga :  Nanti Malam, KPU Akan Gelar Kirab Maskot Si Jalih dan Maskot Pilkada Sampang

Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang memastikan sebanyak tujuh rumah di Dusun Sorak akan menerima bantuan rehabilitasi RTLH pada tahun 2026.

“Pemerintah tidak boleh abai. Warga berhak tinggal di rumah yang layak. Ini akan segera kami eksekusi,” tegas Bupati Slamet Junaidi di hadapan warga.

Haji Idi juga menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera menuntaskan proses pendataan dan verifikasi. Dengan demikian, pelaksanaan rehabilitasi rumah warga dapat segera direalisasikan tanpa harus menunggu lebih lama.

Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sampang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui perbaikan rumah-rumah yang sudah tidak layak ditempati. Program tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga penerima manfaat.

Baca juga :  Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat, PLN UP3 Madura Pasang Listrik Gratis

Peninjauan langsung ke lokasi juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bantuan diberikan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Langkah itu dilakukan agar pelaksanaan rehabilitasi tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. (ali/nda)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 05:47 WIB

Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Berita Terbaru