PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pamekasan sukses menggelar malam grand final pemilihan duta daerah Kacong Cebbing Pamekasan dan Putra Putri Batik Pamekasan 2026.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Agung Pamekasan tersebut disambut antusias masyarakat dan para pendukung finalis yang memadati lokasi acara, Sabtu (11/6/2026).
Kepala Disporapar Pamekasan Akmalul Firdaus mengatakan, pemilihan duta daerah digelar sebagai upaya memperkenalkan potensi pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, serta warisan batik yang menjadi identitas Kabupaten Pamekasan.
Menurutnya, pengembangan sektor-sektor tersebut membutuhkan keterlibatan generasi muda yang mampu menjadi representasi daerah dalam promosi, pelestarian budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
“Dengan itu pemilihan duta daerah kembali digelar sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, berpengalaman, berwawasan budaya serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam mempromosikan hal-hal potensial di Kabupaten Pamekasan ini,” ungkapnya.
Firdaus menegaskan, penyelenggaraan pemilihan duta daerah merupakan kebijakan yang telah mendapat persetujuan Bupati Pamekasan.
Kegiatan tersebut juga bertujuan memilih generasi muda terbaik yang memiliki karakter, wawasan, integritas, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Menurut dia, para duta daerah nantinya diharapkan menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam mempromosikan sektor pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan batik Pamekasan.
Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab terhadap pelestarian budaya lokal serta aktif mendukung promosi daerah melalui berbagai kegiatan pemerintah maupun kepariwisataan di tingkat regional hingga nasional.
“Dan juga meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Sebanyak 20 pasang finalis mengikuti ajang tersebut, masing-masing terdiri atas 10 pasang Kacong Cebbing Pamekasan dan 10 pasang Putra Putri Batik Pamekasan.
Mereka merupakan peserta yang lolos dari proses seleksi ketat sejak pendaftaran dibuka pada Juni lalu, sebelum akhirnya mengerucut menjadi masing-masing lima pasang pada malam grand final.
Sebelum memasuki malam puncak, seluruh finalis mendapatkan pembekalan yang meliputi materi kepariwisataan, kebudayaan dan batik Pamekasan.
Kemudian, ekonomi kreatif, public speaking, kepribadian dan etika, keprotokolan, kepemimpinan, personal branding, hingga konsep pariwisata berkelanjutan.
Dari proses tersebut, terpilih Barielwis Habiburrohman dan Sitti Zahratus Sieta sebagai Kacong Cebbing Pamekasan 2026. Sementara gelar Putra Putri Batik Pamekasan 2026 diraih Moh. Alfian Zainal Arif dan Rihadatul Aisyi Ali.
“Tentu harapan kami terciptanya sinergi program yang lebih efektif, efisien serta memberikan dampak lebih luas dalam mempromosikan pariwisata, budaya dan industri batik Pamekasan,” tandasnya. (enk/nda)













