Baru 7 dari 189 KDKMP di Pamekasan yang Berjalan, Diskop UKM Targetkan Tuntas Akhir Tahun

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskop UKM dan Naker, Pamekasan, Muttaqin (tengah) saat menghadiri rapat pembentukan KDKMP di Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Diskop UKM dan Naker, Pamekasan, Muttaqin (tengah) saat menghadiri rapat pembentukan KDKMP di Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pamekasan sudah berlangsung cukup lama.

Namun, hingga kini tercatat masih ada 182 koperasi yang belum menjalankan usahanya, sementara hanya tujuh KDKMP yang sudah beroperasi.

Kepala Bidang Koperasi Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Baihaki, menjelaskan lambatnya pergerakan usaha koperasi disebabkan oleh proses penyelesaian administrasi di masing-masing KDKMP.

Beberapa di antaranya masih mengurus NPWP, NIB, serta pembukaan rekening di Bank BNI, yang saat ini menjadi satu-satunya bank mitra untuk KDKMP.

Baca juga :  Razia Blok Hunian Lapas Narkotika Pamekasan, 13 Petugas dan 40 Warga Binaan Jalani Tes Urine

“Sebelumnya bank penyalur itu Himbara secara umum, tapi sekarang difokuskan ke BNI. Jadi banyak yang sedang menyelesaikan administrasinya. Ada juga yang baru menyusun proposal usaha,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya menargetkan minimal 50 persen koperasi bisa aktif dalam waktu dekat, dan berharap semuanya tuntas hingga akhir tahun ini.

Dari tujuh KDKMP yang sudah berjalan, rata-rata bergerak di bidang pertokoan dan sembako. Hanya satu koperasi yang sudah menjadi mitra salah satu bank Himbara, yakni di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan.

“Jenis usaha pertokoan itu memang paling mudah dan terjangkau, jadi banyak yang memilih sektor itu,” terang Baihaki.

Baca juga :  Sajikan Karpet Merah Bagi Investor, Nilai Investasi di Pamekasan Tembus Rp 425 Miliar

Dia juga menambahkan, seluruh koperasi yang sudah beroperasi masih menggunakan dana swadaya anggota. Hingga kini belum ada satupun KDKMP yang mengajukan permodalan ke bank.

“Benar, belum ada yang mengajukan pinjaman modal. Semua masih mengandalkan dana dari para anggota,” tutup Baihaki. (enk/nda)

Berita Terkait

Harjad ke-496 Pamekasan Dibuka dengan Pameran Bonsai Nasional, Kelas Bintang Cetak Sejarah di Madura
Kenali Obesitas Bersama Dokter Puskesmas Pademawu Pamekasan, Gejalanya Sering Tak Disadari
Progres Pembangunan SDN Tamberu 2 Pamekasan Capai 90 Persen, November Ditargetkan Rampung
Masa Transisi UHC Rawan Kekosongan Layanan, Edy Gelora Tawarkan Dua Skema Talangan APBD
Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media
Dua Pria di Pamekasan Ditahan Polisi, Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas Empat Kali
Gerebek Bilik Narkoba di Proppo, Polisi Amankan Sabu, Sajam, dan 9 Motor
Aktivis Desak Berobat Gratis Saat Transisi UHC, Pemkab Pamekasan Terbitkan Surat Edaran

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Harjad ke-496 Pamekasan Dibuka dengan Pameran Bonsai Nasional, Kelas Bintang Cetak Sejarah di Madura

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kenali Obesitas Bersama Dokter Puskesmas Pademawu Pamekasan, Gejalanya Sering Tak Disadari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Masa Transisi UHC Rawan Kekosongan Layanan, Edy Gelora Tawarkan Dua Skema Talangan APBD

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Dua Pria di Pamekasan Ditahan Polisi, Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas Empat Kali

Berita Terbaru