Pegadaian Syariah Madura Gelar Lomba Mewarnai, 400 Anak Antusias Jadi Peserta

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pegadaian Syariah Madura foto bersama ratusan peserta lomba mewarnai dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Bakorwil Pamekasan. (KLIKMADURA)

Tim Pegadaian Syariah Madura foto bersama ratusan peserta lomba mewarnai dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Bakorwil Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kantor Pegadaian Syariah Cabang Pamekasan menggelar lomba mewarnai yang diikuti sekitar 400 peserta dari jenjang PAUD/TK.

Kegiatan bertema “Anak Berkarya, Keluarga Berdaya” tersebut berlangsung di Gedung Bakorwil Jatim Wilayah Pamekasan, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional yang diperingati pada Juli 2026 sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain lomba mewarnai, kegiatan juga diramaikan dengan pameran UMKM, bazar emas Pegadaian, serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Pemimpin Wilayah Pegadaian Jawa Timur, Ahmad Zaenuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pegadaian untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Baca juga :  BREAKING NEWS!! Beredar Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres di Pamekasan Sebelum Pukul 13.00, Paslon AMIN Menang Telak

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pegadaian tidak hanya berperan memberikan layanan keuangan, tetapi juga turut mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

“Meskipun kegiatan ini kelihatan sederhana tapi ini bertujuan untuk menciptakan atau membentuk generasi muda Indonesia yang unggul dan bertalenta,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, lomba mewarnai menjadi salah satu bentuk kontribusi Pegadaian dalam membangun generasi unggul sejak usia dini.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu mengasah kreativitas dan keterampilan anak sekaligus mendorong keberanian untuk tampil di depan umum.

Ia menilai, kemampuan kreatif, keberanian, dan mental kompetitif merupakan modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan di masa mendatang.

Baca juga :  Keren!! SDN Pakong 1 Punya Inovasi Jumpa Sapa Beli Bakso Kanji

Karena itu, pembentukan karakter dan kemampuan tersebut perlu dimulai sejak anak masih berada di jenjang PAUD dan TK.

Dengan bekal tersebut, generasi muda Indonesia diharapkan mampu memiliki daya saing hingga tingkat internasional ketika Indonesia memasuki era Indonesia Emas 2045. Menurut Ahmad, langkah kecil melalui kegiatan seperti lomba mewarnai dapat menjadi bagian dari proses tersebut.

“Meskipun hanya kegiatan sederhana kami berharap tujuan lomba mewarnai ini bisa diimplementasikan kedepannya,” ujar Ahmad Zaenuddin.

Selain lomba mewarnai, Pegadaian juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung untuk masyarakat yang hadir. Pameran UMKM dan bazar emas Pegadaian menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang turut meramaikan acara.

Baca juga :  Segini Harta Kekayaan Baddrut Tamam dan Fattah Jasin Versi LHKPN KPK

Tidak hanya anak-anak yang mendapatkan kegiatan, para wali murid maupun guru yang mendampingi peserta juga difasilitasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis. Fasilitas tersebut disediakan agar para pendamping tetap mendapatkan manfaat selama mengikuti kegiatan.

“Kami fasilitasi semua pihak, jadi tentu kami harap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Penerima BLT DBHCHT Pamekasan Bertambah, Kini Jangkau 5.395 Buruh Rokok
Tak Ingin Sampang Cuma Jadi Pemasok Pekerja Surabaya Raya, Disnaker Siapkan SDM Unggul
Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan
FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:30 WIB

Penerima BLT DBHCHT Pamekasan Bertambah, Kini Jangkau 5.395 Buruh Rokok

Rabu, 30 September 2026 - 03:14 WIB

Tak Ingin Sampang Cuma Jadi Pemasok Pekerja Surabaya Raya, Disnaker Siapkan SDM Unggul

Selasa, 29 September 2026 - 10:56 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran

Selasa, 29 September 2026 - 09:54 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Berita Terbaru