UIM Gandeng Guru Besar UM, Siapkan Dosen Tembus Jurnal Internasional dan Raih Akreditasi Unggul

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Besar Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., saat mengisi materi dalam kegiatan Sarasehan dan Dialog Dosen di Universitas Islam Madura. (ILHAM / KLIKMADURA)

Guru Besar Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., saat mengisi materi dalam kegiatan Sarasehan dan Dialog Dosen di Universitas Islam Madura. (ILHAM / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Universitas Islam Madura (UIM) terus menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas akademik. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menggandeng Guru Besar Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., dalam kegiatan Sarasehan dan Dialog Dosen.

Acara ini digelar selama dua hari, Kamis–Jumat (11–12/9/2025), dengan fokus memberikan strategi praktis menembus jurnal bereputasi sekaligus mempercepat kenaikan jabatan fungsional (jafung) dosen.

Wakil Rektor UIM, Dr. H. Mohammad Subhan, MA., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan investasi penting universitas demi memperkuat kapasitas para dosen.

Baca juga :  Renungan Suci, Kapolres Pamekasan Ajak Seluruh Elemen Jaga NKRI dan Jauhi Paham Radikalisme

“Kegiatan ini adalah ikhtiar kami untuk bersama-sama meningkatkan kualitas proses mahasiswa. Dosen adalah pilar sekaligus aset utama perguruan tinggi, dan hal ini menjadi bagian dari upaya UIM meraih akreditasi unggul,” ujarnya.

Saking pentingnya acara ini, pihak kampus bahkan meliburkan seluruh aktivitas perkuliahan selama dua hari agar semua dosen dapat mengikuti kegiatan hingga tuntas.

Dengan mengusung tema besar “Membangun Tradisi Akademik Pesantren”, acara ini diharapkan mampu mengintegrasikan nilai spiritual pesantren dengan tuntutan akademik modern yang kompetitif.

Sementara itu, Prof. Ahmad Taufiq menilai para dosen UIM memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah nasional hingga internasional. Menurutnya, kunci utama adalah konsistensi dan kolaborasi.

Baca juga :  Yayasan Al-Uswah Pamekasan Persulit Mutasi Siswa, Wali Murid Geram

“Melihat semangat dan potensi para dosen, saya yakin dalam dua sampai tiga tahun ke depan UIM mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Langkah UIM ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi berbasis pesantren tersebut dalam membangun tradisi akademik yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing global. (ham/nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru