Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bakesbangpol Sampang. (KLIKMADURA)

Kantor Bakesbangpol Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Belasan sekolah di Kabupaten Sampang mengadukan dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan sejumlah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).

Para guru mengaku pengawasan yang semestinya menjadi fungsi kontrol sosial justru diduga berubah menjadi tekanan hingga mengarah pada praktik pemerasan.

Sejumlah guru mengaku resah dengan pola pengawasan yang dilakukan oknum LSM. Bahkan, tidak sedikit pihak sekolah memilih meminta perlindungan dan arahan kepada pemerintah daerah karena menilai aktivitas tersebut sudah melewati batas kewajaran.

Baca juga :  Dana PKH Raib, Pendamping Desa di Sampang Diduga Tilap Bantuan Warga Sejak 2019

Salah seorang guru yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, beberapa oknum LSM kerap mendatangi sekolah dengan membawa dokumen yang diklaim sebagai temuan pelanggaran. Namun, setelah diperiksa, sebagian data tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Bahkan ada yang datang dengan membawa data yang tidak akurat. Kondisi seperti ini membuat pihak sekolah merasa tertekan karena seolah-olah diposisikan bersalah sejak awal,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari kontrol sosial. Namun, pengawasan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak dijadikan alat untuk mencari keuntungan pribadi.

Baca juga :  Stok Blanko KTP Elektronik Menipis, Dispendukcapil Sampang Siapkan Suket

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sampang, Choirijah, membenarkan pihaknya telah menerima banyak pengaduan dari kalangan sekolah. Laporan tersebut disampaikan baik secara tertulis maupun melalui penyampaian langsung.

“Sudah ada belasan laporan yang kami terima dari beberapa sekolah. Ada yang masuk secara tertulis dan ada pula yang disampaikan secara langsung,” katanya.

Choirijah menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar tidak terus menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan LSM harus dibangun melalui sinergi yang sehat dengan tetap mengedepankan fungsi kontrol sosial sesuai ketentuan.

Baca juga :  Hampir Setahun Buron, Pelaku Pedofilia di Sampang Akhirnya Ditangkap

Ia menambahkan, pembenahan perlu dimulai dari aspek administrasi dan legalitas organisasi. Selain itu, setiap LSM harus memahami dan menjalankan tugas pokok serta fungsinya secara profesional, bukan melakukan tindakan yang berpotensi mencederai kepercayaan publik. (ali/nda)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
25.703 RTLH Menunggu Perbaikan, Pemkab Sampang Hanya Mampu Rehabilitasi 19 Rumah

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru