25.703 RTLH Menunggu Perbaikan, Pemkab Sampang Hanya Mampu Rehabilitasi 19 Rumah

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu RTLH di Kabupaten Sampang yang membutuhkan sentuhan pemerintah untuk perbaikan. (KLIKMADURA)

Salah satu RTLH di Kabupaten Sampang yang membutuhkan sentuhan pemerintah untuk perbaikan. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Sampang pada 2026 masih jauh dari kebutuhan riil di lapangan. Di tengah jumlah RTLH yang mencapai 25.703 unit, Pemkab tahun ini hanya mampu memprioritaskan perbaikan terhadap 19 rumah karena keterbatasan anggaran.

Data tersebut berasal dari pendataan Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Permukiman (DLH-Perkim) Kabupaten Sampang yang telah diafirmasi bersama Dinas Sosial Kabupaten Sampang sebagai dasar penentuan sasaran program.

Pelaksanaan rehabilitasi RTLH tahun ini didanai melalui APBD Kabupaten Sampang sebesar Rp570 juta. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp30 juta untuk meningkatkan kualitas bangunan agar memenuhi standar rumah layak huni.

Baca juga :  Genap Dua Bulan, Kapal Tongkang Bermuatan Batu Bara Dibiarkan Terdampar di Perairan Sampang

Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Permukiman DLH-Perkim Kabupaten Sampang, Abdul Rokib, mengatakan seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi lapangan berdasarkan usulan dari pemerintah kecamatan.

“Dari total 19 unit, dua di antaranya merupakan rumah terdampak bencana alam, sedangkan 17 unit lainnya merupakan program perbaikan reguler,” ujarnya.

Menurut Rokib, penetapan penerima dilakukan melalui tahapan identifikasi dan verifikasi sehingga rumah yang memenuhi persyaratan serta memiliki tingkat kerusakan paling mendesak diprioritaskan memperoleh bantuan pada tahun anggaran 2026.

Meski demikian, ia mengakui kebutuhan rehabilitasi rumah tidak layak huni di Kabupaten Sampang masih sangat besar. Berdasarkan data yang telah diverifikasi, terdapat 25.703 unit RTLH yang masih membutuhkan penanganan.

Baca juga :  Fantastis!! KPU Sampang Bakal Terima Dana Hibah Pilkada 2024 Sebesar Rp 49,9 Miliar

Dengan kondisi tersebut, program rehabilitasi yang berjalan saat ini baru mampu menjangkau sebagian kecil dari total kebutuhan masyarakat. Dari puluhan ribu rumah yang tercatat tidak layak huni, hanya 19 unit yang dapat diperbaiki tahun ini.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap dukungan anggaran dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dapat terus ditingkatkan.

Dengan tambahan pendanaan, cakupan program rehabilitasi RTLH diharapkan semakin luas sehingga lebih banyak masyarakat dapat menempati rumah yang layak, aman, dan sehat. (ali/nda)

Berita Terkait

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB
Hadiah Juara Gerak Jalan HUT RI di Sampang Belum Diserahkan, Pemenang Menunggu Kepastian
Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam
Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch
Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen
Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis
Sampang Berpeluang Dapat DBH Migas dari Lapangan Hidayah, Radius Sumur Masuk 4 Mil Laut
Tragis, Balita 4 Tahun di Bluuran Sampang Tenggelam di Kolam Penampungan Air Tembakau

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Hadiah Juara Gerak Jalan HUT RI di Sampang Belum Diserahkan, Pemenang Menunggu Kepastian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen

Berita Terbaru

Sejumlah perahu nelayan berada di bibir pantai Dusun Pajenasem, Desa/Pulau Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP

Pertamina Menyulam Mimpi Warga Kepulauan Terluar Madura

Senin, 24 Agu 2026 - 04:39 WIB