Digadang Maju Pilgub Jatim 2024, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Ternyata Punya Kekayaan Rp 14 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 15 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP || KLIKMADURA – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo digadang-gadang akan maju sebagai kandidat calon kepala daerah pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024.

Kader militan PDI Perjuangan itu dinilai mampu membawa Bumi Majapahit semakin baik. Pengalamannya menjadi wakil bupati dan bupati dianggap cukup sebagai modal memimpin pemerintahan tingkat regional.

Sejak santer diberitakan ihwal dorongan dari berbagai pihak agar maju pada pilgub mendatang, sosok Achmad Fauzi sontak menjadi perhatian publik.

Beragam informasi yang berkaitan dengan pria kelahiran 21 Mei 1979 itu mulai dikorek. Salah satunya, tentang harta kekayaan yang dimiliki.

Baca juga :  Lima Kader Terbaik PPP Disiapkan Bertarung di Pilkada Madura

Berdasarkan data yang tertera dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kekayaan Achmad Fauzi cukup fantastis.

Laporan pada tanggal 25 Maret 2024 atau periodik 2023 menunjukkan, total harta kekayaan suami tercinta Nia Kurnia itu tembus Rp 14.130.331.101.

Kekayaan tersebut beragam wujud. Perinciannya, tanah dan bangunan sebanyak 13 item yang berlokasi di Sumenep dan Kota Depok dengan total nilai Rp 12.215.050.000.

Kemudian, alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp 1.644.500.000. Kendaraan tersebut berupa mobil dan sepeda motor.

Baca juga :  RSUD Moh. Anwar Sumenep Tancap Gas, dr. Erliyati Bawa Lompatan Besar Layanan Kesehatan

Achmad Fauzi juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 195.000.000. Dia juga punya kas dan setara sebesar Rp 388.511.204.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jawa Timur itu punya hutang senilai Rp 312.730.103.

Dengan demikian, total kekayaan yang dimiliki Achmad Fauzi sebesar Rp 14.130.331.101.

Koordinator Musyawarah Rakyat Pemerhati Kebijakan Publik (MRPKP) Mohammad Humaidi mengatakan, LHKPN merupakan kewajiban bagi setiap pejabat.

Masyarakat bisa mengakses laporan harta kekayaan itu untuk ikut serta mengawasi pergerakan kekayaan pejabat. “Kalau ada yang janggal, silahkan masyarakat bisa melapor ke KPK,” tandasnya. (diend)

Baca juga :  Sempat Dalilkan Dugaan Keterlibatan MH. Said Abdullah, Gugatan Paslon Final Kandas

Berita Terkait

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak
DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru
Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal di Sungai Nangka
Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean, Diduga Cabuli Anak di Ruang Guru SD
Hadiri Kick Off Peringatan HSN 2026, Bupati Fauzi: Momentum Menghargai Perjuangan Para Syuhada

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:55 WIB

DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru

Berita Terbaru