Bupati Fauzi Komitmen Hilirisasi, Petani Garam Beri Apresiasi

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo. (KLIKMADURA)

Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Upaya diversifikasi produk berbasis garam di Kabupaten Sumenep mulai menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah pengusaha lokal, khususnya pelaku UMKM, telah berinovasi mengembangkan berbagai produk turunan garam yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, saat ini para pelaku usaha tidak lagi hanya bergantung pada produksi garam konsumsi semata. Mereka mulai merambah sektor lain yang lebih luas, termasuk kebutuhan industri dan kecantikan.

“Memang saat ini beberapa pengusaha lokal sudah mulai mengembangkan produk turunan garam, seperti garam konsumsi hingga garam untuk kebutuhan spa,” ujarnya.

Baca juga :  Cegah Abrasi dan Jaga Keseimbangan Ekosistem Pesisir, KOSA Tanam 10 Ribu Mangrove di Sumenep

Menurutnya, potensi garam di Sumenep sangat besar dan tidak terbatas hanya sebagai bahan pangan. Garam memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri, mulai dari kosmetik hingga energi.

“Garam ini bukan hanya sekadar untuk konsumsi. Kebutuhannya sangat banyak, seperti untuk kosmetik, tekstil, sabun, deterjen, bahkan untuk minyak dan pengeboran,” jelasnya.

Namun demikian, Fauzi mengakui bahwa pemanfaatan garam di luar sektor konsumsi masih belum maksimal. Salah satu kendala utama adalah kurangnya edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait luasnya potensi tersebut.

“Ini yang masih belum banyak dipahami. Edukasi terkait pemanfaatan garam di berbagai sektor masih perlu ditingkatkan,” tambahnya.

Baca juga :  Nilai Investasi Pamekasan 2024 Tembus Rp 425 Miliar, Mayoritas dari Investor Lokal

Meski begitu, ia mengapresiasi langkah para pengusaha UMKM yang mulai berinovasi secara mandiri. Menurutnya, pengembangan tersebut menjadi sinyal positif bagi peningkatan nilai ekonomi garam di Sumenep ke depan.

“Beberapa pengembangan sudah mulai dilakukan oleh pengusaha lokal, meskipun masih dalam skala UMKM. Ini tentu menjadi awal yang baik untuk terus dikembangkan,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan memperkuat sektor garam. Tujuannya, agar tidak hanya menjadi komoditas mentah, tetapi mampu bertransformasi menjadi produk bernilai tinggi di pasar nasional maupun internasional.

Baca juga :  Mutasi Jabatan di Sumenep Tunggu Rekomendasi KASN

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Garam (AMG) Sumenep, Zainal Arifin mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan Pemkab Sumenep dalam pengembagan garam.

Dengan adanya dorongan dari pemerintah, dia yakin industri garam akan berkembang pesat. Bahkan, petani akan lebih sejahtera.

“Sumenep kaya potensi garam, jika dikembangkan secara maksimal, akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Terima kasih Pak Bupati,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis
Bupati Sumenep Ajak PCNU Bersinergi Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
Tangkap Ikan Pakai Trawl dan Dituduh Rusak Rumpon, Nelayan Branta Tinggi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 30 Juta
PCNU Sumenep Matangkan Arah Perjuangan Lima Tahun ke Depan Melalui Rapat Kerja
Ngopi Bareng Tiga Lembaga, PCNU Sumenep Matangkan Program Jelang Raker
Lakpesdam “Kongkow” Lintas Generasi, Arah Program Kerja Tunduk Pada Mandat Warga Nahdliyin
Pelayanan RSUD Moh. Anwar Sumenep Semakin Optimal, Pasien Beri Apresiasi
Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Diduga Korupsi BUMDes Fiktif dan Proyek Desa

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:38 WIB

Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:09 WIB

Bupati Sumenep Ajak PCNU Bersinergi Atasi Kemiskinan dan Pengangguran

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:04 WIB

Tangkap Ikan Pakai Trawl dan Dituduh Rusak Rumpon, Nelayan Branta Tinggi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 30 Juta

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:35 WIB

PCNU Sumenep Matangkan Arah Perjuangan Lima Tahun ke Depan Melalui Rapat Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:51 WIB

Ngopi Bareng Tiga Lembaga, PCNU Sumenep Matangkan Program Jelang Raker

Berita Terbaru