Meski Ditolak Warga, Pj Kades Mandangin Tetap Diganti

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga perwakilan tiga dusun saat menyerahkan penolakan terhadap pergantian pj kades. (ISTIMEWA)

Sejumlah warga perwakilan tiga dusun saat menyerahkan penolakan terhadap pergantian pj kades. (ISTIMEWA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Upaya warga Desa Pulau Mandangi menolak pergantian penjabat (Pj) kepala desa (kades) tidak berbuah hasil. Pemkab Sampang tetap mengganti posisi orang nomor satu di tingkat desa itu.

Pj Kades Pulau Mandangin yang semula dijabat Haris Budi Santoso digantikan Choirul Anam, pria asal Desa Kamoning, Kecamatan Sampang.

Padahal sebelumnya, warga dari Dusun Candin, Dusun Kramat, dan Dusun Barat menolak pergantian tersebut.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pulau Mandangin, H. Awzaie mengatakan, pergantian Pj kades sudah terlaksana. Bahkan, penjabat yang baru sudah masuk kantor desa mulai Senin, (17/3/2025).

Baca juga :  Polsek Sokobanah Bubarkan Aksi Balap Liar, Motor Joki Diamankan

H. Awzaie mengaku belum tahu secara resmi pergantian Pj kades tersebut. Sebab, hingga sekarang pihaknya tidak menerima surat resmi terkait pergantian tersebut.

“Untuk pergantian secara resminya saya kurang paham, karena saya tidak tahu surat resminya dan hingga saat ini tidak menerimanya,” jelasnya.

BPD Pulau Mandangin masih fokus berkoordinasi Camat Sampang terkait penolakan yang disampaikan warga beberapa waktu lalu.

“Kemarin saya bertemu bapak camat untuk menyampaikan penolakan dari perwakilan warga, Akan tetapi, bapak camat tidak memberikan tanggapan apapun,” katanya.

“Beliau hanya berjanji akan sosialisasi kepada masyarakat sebelum Pj kades yang baru bertugas,” tandasnya. (san/diend)

Baca juga :  433 Anak di Kabupaten Sampang Positif Campak, Satu Orang Meninggal

Berita Terkait

Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga
Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu
Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp
Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK
Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini
Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:28 WIB

Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp

Senin, 13 Juli 2026 - 08:44 WIB

Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK

Senin, 13 Juli 2026 - 05:47 WIB

Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

Berita Terbaru