Pernah Bongkar Kasus Penggelapan Uang Nasabah Bank Jatim, Eks Kajari Pamekasan Teuku Rahmatsyah Kini Jabat Wakajati Lampung

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda foto bersama Teuku Rahmatsyah saat menjabat Kajari Pamekasan. (DOK. PRIBADI)

Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda foto bersama Teuku Rahmatsyah saat menjabat Kajari Pamekasan. (DOK. PRIBADI)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Teuku Rahmatsyah bukan nama asing di Pamekasan. Ia pernah menjadi figur kunci di balik pengungkapan kasus dugaan penggelapan dana nasabah Bank Jatim Unit Keppo.

Kala itu, dia menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan. Kini, kariernya kembali menanjak setelah dipercaya menjabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 488 Tahun 2026 yang diteken pada 13 April 2026. Sebelumnya, sejak 31 Oktober 2205, Teuku menjabat Wakajati Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat dikonfirmasi, Teuku membenarkan kabar promosi tersebut. Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang kembali diberikan pimpinan.

Baca juga :  Nakhodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah

“Alhamdulillah, saya dipercaya untuk melanjutkan tugas di Lampung. Mohon doa agar amanah ini bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Namun, bagi publik Madura, khususnya Pamekasan, rekam jejak Teuku Rahmatsyah bukan hal baru. Ia dikenal sebagai salah satu Kajari yang cukup menonjol saat memimpin Kejaksaan Negeri Pamekasan.

Selama menjabat di Pamekasan, Teuku sempat menangani sejumlah perkara yang menyita perhatian publik. Salah satunya, dugaan penggelapan dana nasabah di Bank Jatim Unit Keppo.

Kasus tersebut menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan daerah milik pemerintah.

Baca juga :  Disdikbud Pamekasan Evaluasi Pengelolaan Dana BOS, Buntut Keluhan Wali Murid SDN Jambringin 2

Di bawah kepemimpinannya, penanganan perkara itu berjalan progresif dan menjadi salah satu contoh komitmen penegakan hukum di wilayah Madura. Selain itu, ia juga dikenal aktif mendorong percepatan penanganan perkara serta penguatan fungsi intelijen kejaksaan.

Karier Teuku kemudian terus menanjak. Pada 10 Agustus 2020, ia dipercaya menjabat Kajari Medan, sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) di Kejati DKI Jakarta.

Saat menjabat Asdatun, kinerjanya cukup moncer. Bidang Datun yang ia pimpin sempat menempati peringkat pertama nasional selama tiga bulan berturut-turut pada 2022.

Baca juga :  DPRD Pamekasan Bakal Sempurnakan Perda Demi Bela Petani Tembakau

Tak hanya itu, kontribusinya dalam penyelamatan keuangan negara juga terbilang signifikan, dengan nilai mencapai lebih dari Rp5,7 triliun.

Lahir di Banda Aceh pada 31 Maret 1973, Teuku merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Ia juga pernah menduduki posisi strategis di Kejaksaan Agung, termasuk sebagai Kasubdit Tindak Pidana Kepabeanan, Cukai, dan TPPU pada Jampidsus. (nda)

Berita Terkait

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru