Berkat Gerak Cepat Pemkab Pamekasan, Siswa Putus Sekolah Akhirnya Bisa Kembali Mengenyam Pendidikan

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Disdikbud Pamekasan mengunjungi Santi Nur Azizah, siswa putus sekolah di Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan. (DISDIKBUD PAMEKASAN FOR KLIK MADURA)

Tim Disdikbud Pamekasan mengunjungi Santi Nur Azizah, siswa putus sekolah di Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan. (DISDIKBUD PAMEKASAN FOR KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam memastikan hak pendidikan bagi setiap anak kembali dibuktikan.

Seorang siswa bernama Santi Nur Azizah yang sempat putus sekolah kini dipastikan kembali menempuh pendidikan formal mulai Kamis (15/1/2026).

Santi, yang berdomisili di Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan, akan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 6 Pamekasan.

Seluruh kebutuhan sekolahnya ditanggung penuh oleh Pemkab Pamekasan tanpa dipungut biaya apa pun.

Kasi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter Bidang SMP Disdikbud Pamekasan, Munhari Beriel menjelaskan, informasi mengenai siswa putus sekolah tersebut pertama kali diterima dari Camat Kota Pamekasan dan langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurrahman.

Baca juga :  Dikabarkan Diperiksa Polisi, Begini Penjelasan Ketua Paguyuban Klebun Pantura Sampang

“Anak ini ikut ibunya yang menikah lagi setelah ayahnya meninggal dunia. Setelah lulus SD kemarin, yang bersangkutan tidak melanjutkan sekolah. Alhamdulillah, mulai besok sudah bisa bersekolah kembali di SMPN 6 Pamekasan kelas satu karena lokasinya dekat dengan rumah,” ujar Munhari.

Ia menegaskan, seluruh perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, alat tulis, hingga kebutuhan pendukung lainnya disiapkan oleh pemerintah daerah.

Dengan demikian, Santi dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal, termasuk mata pelajaran dan ujian semester ganjil yang akan dijalani melalui mekanisme susulan.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu dan Anak, Bakal Panggil Semua Faskes

Munhari juga menyampaikan bahwa hingga saat ini angka anak putus sekolah di Kabupaten Pamekasan tercatat nol kasus.

Hal tersebut merupakan hasil dari sistem pendataan dan verifikasi berkelanjutan yang dilakukan Disdikbud setiap awal tahun ajaran baru.

“Setiap tahun ajaran baru kami lakukan kroscek. Jumlah lulusan SD kami cocokkan dengan jumlah siswa masuk SMP. Semua tercatat dan terpantau,” terangnya.

Ia menegaskan, Disdikbud Pamekasan memegang prinsip bahwa tidak boleh ada satu pun anak di Kota Gerbang Salam yang terputus dari akses pendidikan. Bahkan, pendidikan hingga jenjang SMA menjadi keharusan.

Baca juga :  Ratusan Anak Antusias Ikuti Lomba Mewarnai Lala Kiddo Baby Shop Pamekasan

“Ini semua berkat ketanggapan pimpinan daerah, terutama Bupati Pamekasan dan Kepala Disdikbud. Semoga langkah ini benar-benar membawa manfaat dan menjadi penguat komitmen bersama terhadap dunia pendidikan,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan
Jalin Kemitraan dengan 18 Desa, UIM Perkuat Program Desa Binaan Berkelanjutan
Imigrasi Pamekasan Gencarkan Edukasi PMI Prosedural, Tekankan Jalur Resmi Lebih Aman dan Banyak Manfaat
Triwulan Kedua Kasus HIV/AIDS Tembus Puluhan Penderita, Hubungan Sesama Jenis Menjadi Penyebab Utama
Indomaret Buka Suara Soal Penolakan Gerai di Panaan, Klaim Sudah Kantongi Persetujuan Tokoh dan Kepala Desa
Pamekasan Jadi Tuan Rumah Harkopnas Jatim Ke-79, Bupati Siap Benahi Koperasi Tak Aktif dan Percepat Koperasi Merah Putih
Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Titik Konsolidasi, Koperasi Didorong Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:37 WIB

Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:31 WIB

Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:06 WIB

Jalin Kemitraan dengan 18 Desa, UIM Perkuat Program Desa Binaan Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:18 WIB

Imigrasi Pamekasan Gencarkan Edukasi PMI Prosedural, Tekankan Jalur Resmi Lebih Aman dan Banyak Manfaat

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:26 WIB

Triwulan Kedua Kasus HIV/AIDS Tembus Puluhan Penderita, Hubungan Sesama Jenis Menjadi Penyebab Utama

Berita Terbaru