Dua Bulan Kasus Dugaan Perusakan Rumah di Pamekasan Belum Ada Titik Terang

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasanah menunjukkan rumahnya yang dirusak di Jalan Purba, Nomor 96, Kelurahan Barkot, Kota Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Hasanah menunjukkan rumahnya yang dirusak di Jalan Purba, Nomor 96, Kelurahan Barkot, Kota Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyelidikan kasus dugaan perusakan rumah di Jalan Purba Nomor 96, Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.

Laporan yang diajukan Faridatul Hasanah ke Polres Pamekasan sejak dua bulan lalu itu belum naik ke tahap penyidikan, padahal pelapor dan beberapa saksi sudah dimintai keterangan.

“Bukti dan saksi sudah lengkap. Saya hanya ingin keadilan. Rumah peninggalan orang tua saya dirusak, tapi belum ada kepastian hukum,” ujar Hasanah, Kamis (13/11/2025).

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengatakan bahwa laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Tim penyidik masih mengumpulkan keterangan tambahan dari sejumlah pihak.

Baca juga :  Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers

“Nanti akan saya cek lagi ke penyelidik. Kami tidak bisa tergesa-gesa, semua harus berdasarkan fakta dan alat bukti,” tuturnya.

AKP Doni memastikan kasus tersebut tetap berjalan dan tidak diam di tempat. Polisi juga akan memanggil kembali beberapa saksi untuk pemeriksaan lanjutan.

“Semua laporan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Diketahui, kasus tersebut bermula dari dugaan perusakan rumah milik Hasanah pada awal September lalu.

Dinding dan atap bangunan disebut dirusak dengan alasan perbaikan, namun Hasanah menegaskan tidak pernah memberi izin kepada siapa pun.

Baca juga :  Disdikbud Pamekasan Optimalkan Pendampingan Sekolah Penggerak

Akibatnya, rumah tersebut kini mengalami kerusakan parah dan sebagian sudah roboh. (ibl/nda)

Berita Terkait

DPRD Pamekasan Dorong Pengelolaan Keuangan Semakin Optimal
Tiga Hari Tanpa Solar, Nelayan Pamekasan Wadul Dewan
Membanggakan, Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional
Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Pamekasan Dorong Pengelolaan Keuangan Semakin Optimal

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:33 WIB

Tiga Hari Tanpa Solar, Nelayan Pamekasan Wadul Dewan

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:13 WIB

Membanggakan, Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Berita Terbaru

Sejumlah nelayan menyampaikan aspirasi kepada Komisi II DPRD Pamekasan terkait kelangkaan solar. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Tiga Hari Tanpa Solar, Nelayan Pamekasan Wadul Dewan

Rabu, 1 Jul 2026 - 14:33 WIB