Amankan Arus Mudik-Balik Idul Fitri, Polres Pamekasan Gelar Operasi Ketupat Selama 14 Hari

- Jurnalis

Senin, 17 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Polres Pamekasan bertekad menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat merayakan Idul Fitri. Dengan demikian, korps bhayangkara itu akan menggelar operasi ketupat selama 14 hari.

Kapolres Pamekasan AKBP Satria Permana mengatakan, operasi ketupat merupakan wujud nyata Polri dalam menjaga keamanan. Khususnya, selama mudik dan balik pada Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

“Polri bersama stakeholder terkait komitmen melaksanakan pengamanan optimal dengan operasi terpusat dengan sandi Ketupat,” katanya usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2023, Senin (17/4/2023).

Operasi Ketupat itu akan berlansung selama 14 hari. Yakni, dimulai tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei 2023. “Hal itu dilakukan lantaran pemerintah memperkirakan adanya kenaikan jumlah pemudik pada tahun ini,” terangnya.

Baca juga :  Gelar Advokasi dan Pendampingan, Disdikbud Pamekasan Harapkan 15 SMP Terakreditasi Unggul

Dijelaskan, Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan. Yakni, dari tahun sebelumnya sebanyak 85,5 juta orang, naik menjadi 123,8 juta orang atau terjadi peningkatan 44,8 persen.

Kapolres Satria Permana berharap, operasi tersebut berjalan dengan baik sesuai yang direncanakan. Dengan demikian, pelaksanaan mudik dan Hari Raya Idul Fitri berjalan dengan lancar dan aman.

“Operasi Ketupat diharapkan mampu berjalan dengan baik, sehingga perayaan hari raya Idul Fitri berjalan lancar. Sesuai jargon mudik, aman berkesan,” tutupnya. (iqbl/diend)

Berita Terkait

Iduladha Penuh Berkah, Majelis Sholawat Tangga Seribu Sembelih 4 Sapi Jumbo dan 8 Kambing untuk Jamaah dan Warga
Usai Jadi Tuan Rumah Puncak Hardiknas Jatim 2026, Pemkab Pamekasan Siap Isi 117 Kursi Plt Kepala SD dan Benahi Sekolah Rusak
Pengusaha Rokok Pamekasan Minta SKM Golongan III Berlaku Khusus di Madura
Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:37 WIB

Iduladha Penuh Berkah, Majelis Sholawat Tangga Seribu Sembelih 4 Sapi Jumbo dan 8 Kambing untuk Jamaah dan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:32 WIB

Usai Jadi Tuan Rumah Puncak Hardiknas Jatim 2026, Pemkab Pamekasan Siap Isi 117 Kursi Plt Kepala SD dan Benahi Sekolah Rusak

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:54 WIB

Pengusaha Rokok Pamekasan Minta SKM Golongan III Berlaku Khusus di Madura

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WIB

Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB