Polres Pamekasan Terus Dalami Dugaan Pemalsuan Surat Keterangan Kelahiran di RS Larasati

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan. (DOK. KLIK MADURA)

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan. (DOK. KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus dugaan pemalsuan surat keterangan kelahiran di RS Larasati menjadi atensi Polres Pamekasan. Korps bhayangkara terus mendalami kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengatakan, polisi terus melakukan penyelidikan kasus dugaan pemalsuan surat keterangan kelahiran itu.

Sejumlah orang saksi dimintai keterangan untuk mengungkap kasus tersebut. Di antaranya, pengadu, dokter yang menangani waktu persalinan hingga pihak rumah sakit.

Harapannya, dengan keterangan dari para saksi tersebut, kasus dugaan pemalsuan surat keterangan kelahiran itu segera terang benderang.

“Penyelidikannya terus berlanjut,” kata mantan Kanit Narkoba Polres Tanjung Perak tersebut.

Baca juga :  Berdayakan UMKM, Kadin Pamekasan Apresiasi Penuh MDA 2023

Sementara itu, anggota Dewan Pengawas RS Larasati Pamekasan Heru Budi Prayitno mengaku mendapat kabar dari manajemen rumah sakit bahwa kasus tersebut sudah klir.

Bahkan, pengaduan di kepolisian sudah dicabut. Menurut Heru, masalah dugaan pemalsuan surat keterangan kelahiran itu merupakan masalah keluarga.

“Informasi yang saya dapat, pengaduan tentang persoalan ini sudah dicabut,” kata mantan aktivis LSM di Pamekasan itu.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Polres Pamekasan mendapat pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan dugaan pemalsuan surat keterangan kelahiran di RS Larasati.

Pemalsuan yang dimaksud yakni, ada satu bayi lahir di rumah sakit yang berada di Jalan Mandhilaras itu memiliki dua surat keterangan dengan nama orang tua berbeda. (pen)

Baca juga :  Ini Daftar Merek Rokok Bodong yang Diamankan Bea Cukai Madura di Bangkalan

Berita Terkait

UHC Prioritas Ditarget November, Pemkab Pamekasan Kejar Keaktifan Peserta BPJS 80 Persen
Harjad ke-496 Pamekasan Dibuka dengan Pameran Bonsai Nasional, Kelas Bintang Cetak Sejarah di Madura
Kenali Obesitas Bersama Dokter Puskesmas Pademawu Pamekasan, Gejalanya Sering Tak Disadari
Progres Pembangunan SDN Tamberu 2 Pamekasan Capai 90 Persen, November Ditargetkan Rampung
Masa Transisi UHC Rawan Kekosongan Layanan, Edy Gelora Tawarkan Dua Skema Talangan APBD
Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media
Dua Pria di Pamekasan Ditahan Polisi, Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas Empat Kali
Gerebek Bilik Narkoba di Proppo, Polisi Amankan Sabu, Sajam, dan 9 Motor

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:23 WIB

UHC Prioritas Ditarget November, Pemkab Pamekasan Kejar Keaktifan Peserta BPJS 80 Persen

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kenali Obesitas Bersama Dokter Puskesmas Pademawu Pamekasan, Gejalanya Sering Tak Disadari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Progres Pembangunan SDN Tamberu 2 Pamekasan Capai 90 Persen, November Ditargetkan Rampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Masa Transisi UHC Rawan Kekosongan Layanan, Edy Gelora Tawarkan Dua Skema Talangan APBD

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media

Berita Terbaru