Satu Bulan Uji Coba Operasional, Diskopindag Sampang Klaim Pasar Margalela Semakin Diminati

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Uji coba operasional Pasar Margalela baru berjalan satu bulan. Tetapi, progresnya sudah mulai kelihatan.

Terbukti, pasar terasebut semakin ramai pedagang dan pengunjung. Uji coba tersebut akan berlangsung selama 3 bulan hingga September mendatang.

Pasar yang sebelumnya mangkrak kurang lebih 6 tahun itu berlokasi di Jalan Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kabupaten Sampang. Pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp 14 miliar.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang Hj. Chairijah mengatakan, progres uji coba operasional Pasar Margalela semakin baik.

Baca juga :  Duta Genre Disiapkan Jadi Garda Depan Indonesia Emas 2045, Pemkab Sampang Fokus Cetak Remaja Berkualitas

Terbukti, pengunjung semakin ramai dan pedagang yang berjualan bertambah banyak. “Ada beberapa pedagang yang baru mengetahui keberadaan Pasar Margalela yang sedang dilakukan uji coba operasional,” katanya.

Chairijah menyebut, aktivitas pasar beroperasi mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan, hingga tengah malam masih ramai pengunjung.

Awal uji coba operasional pasar melibatkan sekitar 600 pedagang. Mereka berasal dari Pasar Srimangunan, Pasar Sore atau deg-gedeg dan Pasar Juklanteng. Kemudian, pedagang-pedagang lain.

Ia menambahkan, setelah masa uji coba selesai, Pemkab akan merelokasi serta berencana membuka kembali Pasar Margalela 1 dan 2. Kemudian, akan memilih pedagang yang konsisten membuka lapak selama masa uji coba.

Baca juga :  Bupati Sampang Didesak Segera Gelar Pilkades Serentak

“Nantinya, kios-kios di lokasi Pasar Margalela itu akan diisi oleh pedagang yang beruntung saat diundi, area sekitar pasar akan dijadikan kawasan PKL,” paparnya.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Margalela, Jumaiyah mengaku senang telah diberikan tempat berdagang oleh pemerintah. Sebelumnya, ia mengaku kesulitan mencari tempat, sebab semua pasar sudah padat pedagang.

“Alhamdulillah pengunjung disini ramai lancar selama masa uji coba. Dalam sehari saya bisa mendapat untung paling sedikit Rp 500.000 hingga Rp 1 juta,” ungkapnya.

“Semoga Pasar Margalela terus ramai pengunjung dan saya berharap bisa lolos menjadi salah satu pedagang yang beruntung saat diundi nanti,” tambahnya. (zhr/diend)

Baca juga :  Akhirnya, Kelas Public Speaking Dibuka

Berita Terkait

Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny
Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka
Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari
Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ditemukan Meninggal di Pantai Camplong Sampang
Petani Garam Sampang Tak Berdaya Tentukan Harga, Tengkulak Jadi Penentu
DLH Sampang Tegaskan Tambang Sirtu Desa Temoran yang Beroperasi Sebelum 2020 Ilegal
APBN Rp7 Miliar untuk PAMSIMAS, Krisis Air Bersih Masih Menghantui 94 Desa di Sampang

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ditemukan Meninggal di Pantai Camplong Sampang

Berita Terbaru