Bupati Sumenep Dorong KEN Jadi Motor Promosi Budaya dan Pariwisata hingga Tingkat Nasional

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Wabup KH. Imam Hasyim saat menghadiri prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara di halaman Masjid Jamik Sumenep

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Wabup KH. Imam Hasyim saat menghadiri prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara di halaman Masjid Jamik Sumenep

SUMENEP || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong penyelenggaraan Kharisma Event Nusantara (KEN) tidak hanya menjadi panggung pertunjukan seni, tetapi juga motor penggerak promosi budaya dan pariwisata daerah.

Melalui prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong, Sumenep diharapkan semakin dikenal luas sekaligus mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong dalam rangkaian Kharisma Event Nusantara di halaman Masjid Jamik Sumenep, Sabtu malam (17/10/2026).

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi dukungan Kementerian Pariwisata terhadap penyelenggaraan kegiatan yang mengangkat kekayaan seni dan budaya lokal.

Menurut Fauzi, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam memperkenalkan potensi pariwisata Sumenep kepada khalayak yang lebih luas. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pengembangan sektor pariwisata sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi budaya daerah.

Baca juga :  Menakjubkan!! Begini Penampakan Tugu Keris yang Dibangun Pemkab Sumenep Senilai Rp 2,5 Miliar

“Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Fauzi juga menyoroti kehadiran peserta dari luar daerah, termasuk Provinsi Bali, yang turut memeriahkan kegiatan tersebut. Partisipasi lintas daerah dinilai membuka ruang pertukaran budaya sekaligus memperluas jejaring promosi pariwisata antardaerah.

“Kehadiran peserta dari luar daerah seperti Provinsi Bali dan lainnya menjadi kesempatan untuk memperkuat pertukaran budaya serta memperluas promosi potensi pariwisata antardaerah,” kata Fauzi.

Ia berharap keterlibatan peserta dari berbagai daerah tidak hanya berhenti pada pertunjukan selama festival berlangsung. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan karakter budaya, tradisi, dan destinasi wisata Sumenep kepada masyarakat di luar Madura.

Baca juga :  Tolak Survei Seismik SKK Migas-Kangean Energy Indonesia, Masyarakat Pulau Kangean Turun Jalan

Pemkab Sumenep juga berharap dukungan Kementerian Pariwisata terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Fauzi menyampaikan harapannya agar Sumenep kembali mendapat kesempatan menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara sehingga promosi seni dan budaya lokal dapat terus diperkuat.

Menurutnya, keberlanjutan dukungan tersebut penting untuk menjaga ruang ekspresi dan pelestarian budaya sekaligus memperkokoh posisi Sumenep sebagai salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki kekayaan tradisi dan potensi pariwisata.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan prosesi Arya Wiraraja dan Festival Tong-tong.

Baca juga :  Calon Sekda: Birokrasi? Penjual Regulasi?

Fauzi menegaskan, promosi melalui festival diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan terbukanya peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Dengan demikian, penyelenggaraan KEN tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan pariwisata dan perekonomian Kabupaten Sumenep.

“Dengan demikian, penyelenggaraan KEN tidak hanya menjadi panggung pelestarian budaya, tetapi juga dapat diarahkan sebagai bagian dari upaya pengembangan pariwisata yang memberi manfaat nyata bagi Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

Bupati Fauzi Apresiasi Kreativitas Anak Sumenep dalam Lomba Mewarnai
Dana Umrah Rp400 Juta Diduga Digelapkan, Polresta Sumenep Amankan Pria Asal Batuan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita
Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil
Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:33 WIB

Bupati Sumenep Dorong KEN Jadi Motor Promosi Budaya dan Pariwisata hingga Tingkat Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Bupati Fauzi Apresiasi Kreativitas Anak Sumenep dalam Lomba Mewarnai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:37 WIB

Dana Umrah Rp400 Juta Diduga Digelapkan, Polresta Sumenep Amankan Pria Asal Batuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil

Berita Terbaru