Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat diwawancarai awak media. (KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat diwawancarai awak media. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA –
Pemerintah Kabupaten Pamekasan berpotensi mendapat kucuran anggaran 107 miliar dari program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) untuk penanganan persampahan yang digagas oleh Kemendagri. Program tersebut direncanakan berlangsung selama empat tahun, mulai 2027 hingga 2030.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman mengatakan bahwa dana tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan penanganan sampah di 13 kecamatan. Pengalokasiannya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah pembangunan Tempat Pengumpulan, Pemilahan, Penggunaan Ulang, dan Daur Ulang Sampah (TPS3R) di setiap kecamatan. Termasuk penambahan armada pengangkut sampah dan membangun tempat pembuangan akhir (TPA).

Baca juga :  Perayaan HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Pamekasan Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat

“Nantinya anggaran itu digunakan untuk pembangunan TPS3R di setiap kecamatan. Saya juga berkeinginan menambah armada seperti dump truck dan kendaraan roda tiga, termasuk menambah TPA,” katanya.

Sementara, Sekda Kabupaten Pamekasan, Taufikurrachman menjelaskan bahwa Pemkab Pamekasan terpilih sebagai salah satu titik pelaksanaan program LSDP untuk peningkatan pengelolaan sampah.

“Iya, Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu dari 30 kabupaten dan kota yang mendapatkan program ini. Tentunya, kita terpilih karena sudah memenuhi berbagai kriteria ketat yang ditetapkan Kemendagri,” ucapnya.

Menurutnya, program LSDP ini adalah upaya Pemerintah pusat dalam menangani masalah persampahan. Bahkan, program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemendagri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Bank Dunia.

Baca juga :  Survei Lahan SR Permanen Pamekasan Belum Final, Kementerian PUPR Minta Akses Jalan Diperlebar

“Tentunya program ini memiliki tujuan untuk mewujudkan tata kelola persampahan yang modern dan ramah lingkungan,” ujarnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran
Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi
Optimalkan Layanan UHC Pamekasan, Edy Gelora Desak Tambahan Anggaran Rp12 Miliar
74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus
Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 
Belum Usai Kasus Investasi Bodong, Pemilik Seblak Moms Iphiie Kembali Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan
Kritis! Fraksi Gelora Perjuangan Soroti Ketidaksesuaian Angka APBD Pamekasan 2027
Raih Penghargaan dari PLN, Founder BIP Siapkan Program Listrik Gratis bagi Warga Miskin

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:30 WIB

Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:27 WIB

74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 

Berita Terbaru