Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu pasang sapi karapan dipacu di lapangan Karapan Sapi di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu. (KLIKMADURA)

Salah satu pasang sapi karapan dipacu di lapangan Karapan Sapi di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Paguyuban Karapan Sapi (Pakar Sakera) Kabupaten Pamekasan mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan segera membenahi fasilitas lapangan karapan sapi di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu.

Perbaikan tersebut dinilai penting agar lapangan kebanggaan masyarakat Pamekasan itu dapat memenuhi persyaratan untuk menjadi tuan rumah ajang karapan sapi tingkat Piala Presiden.

Ketua Pakar Sakera Kabupaten Pamekasan, Moch. Fakhrurrozi, menyampaikan bahwa pihaknya terus berharap dukungan pemerintah daerah untuk merealisasikan perbaikan lapangan tersebut.

Menurutnya, salah satu kendala Pamekasan belum menjadi tuan rumah ajang karapan sapi tingkat Piala Presiden adalah fasilitas lapangan yang belum memadai.

Baca juga :  UIM Tutup PKKMB 2025 dengan Kuliah Umum, Tekankan Sinergi Bersama Pemerintah

“Jadi, karena selama ini tidak bisa ditempati piala presiden alasannya karena lapangan ini tidak di pagar atau tidak di tembok, untuk karena itu kami memohon kepada pimpinan agar bisa segera direalisasikan,” ungkapnya.

Fakhrurrozi mengatakan, usulan perbaikan tersebut selalu disampaikan setiap tahun saat pagelaran karapan sapi digelar. Ia berharap Pemkab Pamekasan dapat segera menindaklanjuti usulan tersebut agar fasilitas lapangan semakin layak untuk menyelenggarakan ajang karapan sapi berskala lebih besar.

Menanggapi usulan itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menuturkan bahwa perbaikan lapangan karapan sapi akan menjadi catatan pemerintah daerah. Pembenahan, kata dia, dapat dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Baca juga :  Fantastis! Anggaran Pembelian Pulsa Pendamping Keluarga di Pamekasan Tembus Rp 1,9 Miliar

“Insya Allah itu akan menjadi catatan kita. Tentu sekalipun tidak sekaligus kita memperbaiki lapangan langsung 100 persen, mungkin bisa dicicil,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu menegaskan, karapan sapi tidak boleh dipandang semata-mata sebagai perlombaan untuk memperebutkan kemenangan.

Tradisi khas Madura tersebut merupakan warisan leluhur yang mengandung nilai sejarah, keterampilan, gotong royong, dan sportivitas, sekaligus memiliki potensi untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Tidak boleh memandang kerapan sapi hanya dari sisi lomba dan kemenangan belaka. Akan tetapi, di dalamnya ada tradisi, ada sejarah, keterampilan, gotong royong, sportivitas, ekonomi masyarakat. Makanya ini harus kita rawat bersama untuk generasi penerus kita,” pungkasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Efisiensi Anggaran, 421 Lansia di Pamekasan Tak Lagi Dapat Jatah Makan Gratis

Berita Terkait

Optimalkan Layanan UHC Pamekasan, Edy Gelora Desak Tambahan Anggaran Rp12 Miliar
74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus
Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 
Belum Usai Kasus Investasi Bodong, Pemilik Seblak Moms Iphiie Kembali Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan
Kritis! Fraksi Gelora Perjuangan Soroti Ketidaksesuaian Angka APBD Pamekasan 2027
Raih Penghargaan dari PLN, Founder BIP Siapkan Program Listrik Gratis bagi Warga Miskin
Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD
PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:30 WIB

Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Optimalkan Layanan UHC Pamekasan, Edy Gelora Desak Tambahan Anggaran Rp12 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:27 WIB

74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Belum Usai Kasus Investasi Bodong, Pemilik Seblak Moms Iphiie Kembali Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kritis! Fraksi Gelora Perjuangan Soroti Ketidaksesuaian Angka APBD Pamekasan 2027

Berita Terbaru