SAMPANG || KLIKMADURA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang tetap melanjutkan tender ulang delapan paket pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), meski waktu pengerjaan semakin terbatas setelah proses tender sebelumnya gagal.
Untuk mengejar target realisasi proyek sebelum tahun anggaran berakhir, durasi pelaksanaan pekerjaan dipangkas dari semula 60 hari menjadi 45 hari kalender.
Langkah tersebut diambil setelah Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang menyarankan agar tender dibatalkan karena keterbatasan waktu anggaran.
Namun, Dishub memilih melanjutkan proses pengadaan dengan menyesuaikan durasi pengerjaan agar delapan paket proyek tersebut tetap berpeluang direalisasikan.
Kepala Bidang Hubungan Darat Dishub Sampang, Khotibul Umam, membenarkan adanya pemangkasan masa pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Menurut dia, keputusan melanjutkan pengadaan merupakan hasil koordinasi dengan Pokja Barjas untuk mengejar penyelesaian proyek bernilai belasan miliar rupiah itu.
“Langkah tersebut merupakan hasil koordinasi intensif dengan Pokja Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang untuk memastikan proyek senilai belasan miliar rupiah itu tetap terlaksana sesuai target waktu,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).
Kegagalan tender sebelumnya membuat waktu yang tersedia untuk menyelesaikan pekerjaan semakin pendek. Kondisi tersebut mendorong Dishub menyesuaikan durasi pelaksanaan proyek tanpa mengubah target penyelesaian delapan paket pembangunan PJU.
Dishub menargetkan proses pengadaan hingga penetapan penyedia jasa dapat dirampungkan oleh Pokja pada 28 Oktober 2026. Setelah penyedia jasa ditetapkan, pelaksanaan proyek akan berlangsung dengan batas waktu 45 hari kalender.
Umam menyatakan pihaknya juga menyiapkan sejumlah skema teknis untuk menyesuaikan pelaksanaan pekerjaan dengan kondisi di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu proses pengerjaan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami juga menyiapkan beberapa skema teknis sesuai keadaan di lapangan nanti,” katanya.
Dengan penyesuaian tersebut, Dishub Sampang tetap mengejar realisasi delapan paket pembangunan PJU di tengah semakin terbatasnya waktu pelaksanaan.
Namun, pencapaian target itu bergantung pada kelancaran tender ulang, penetapan penyedia jasa, serta kemampuan rekanan menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal. (ali/nda)














