APBN Rp7 Miliar untuk PAMSIMAS, Krisis Air Bersih Masih Menghantui 94 Desa di Sampang

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek PAMSIMAS di Desa Kemondung, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

Proyek PAMSIMAS di Desa Kemondung, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Krisis air bersih masih membayangi Kabupaten Sampang, Jawa Timur, setiap musim kemarau. Di tengah persoalan yang berdampak pada 94 desa tersebut, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran jumbo.

Yakni, Rp7 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk pembangunan sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

Program tersebut menyasar 14 desa yang tersebar di lima kecamatan. Namun, cakupan pembangunan itu masih terbatas dibandingkan dengan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang.

Badan yang bertanggung jawab terhadap kebencanaan itu mencatat 94 desa dari total 180 desa dan kelurahan di 14 kecamatan terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

Baca juga :  Polisi Terus Dalami Dugaan Kasus Korupsi DBHCHT Diskominfo Sampang

Koordinator Pelaksana Program APAM PAMSIMAS Sampang, Akhmad Munirruzaman, mengatakan, setiap titik pembangunan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp500 juta.

Pengerjaan dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kerja, terhitung sejak 20 Agustus hingga 18 Desember 2026.

Setiap titik pembangunan PAMSIMAS ditargetkan mampu melayani sedikitnya 65 sambungan rumah (SR). Dengan target tersebut, program ini diharapkan dapat memperluas akses air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang kerap mengalami keterbatasan pasokan saat kemarau.

“Saat ini, capaian fisik pengerjaan telah menyentuh angka 10 hingga 20 persen,” ungkap Akhmad, Rabu (14/10/2026).

Baca juga :  Mayoritas Dapur MBG di Sampang Belum Bersertifikat Halal, Pemkab Sebut Terkendala Tak Ada RPU Halal

Meski pembangunan telah berjalan, luasnya wilayah terdampak kekeringan menjadi tantangan tersendiri bagi upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di Sampang.

Sebab, pembangunan yang menyasar 14 desa belum mencakup seluruh wilayah yang tercatat mengalami dampak kekeringan.

Pelaksanaan program hingga Desember 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun infrastruktur air minum berbasis masyarakat.

Penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal dan pencapaian target sambungan rumah menjadi faktor penting agar fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan warga.

Data BPBD Sampang yang mencatat dampak kekeringan di 94 desa pada 14 kecamatan menunjukkan bahwa persoalan air bersih masih membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Baca juga :  Dicap Londo Ireng oleh Presiden Prabowo, Kuli Tinta Kota Bahari Turun Jalan

Selain pembangunan infrastruktur, penanganan dampak kekeringan juga diperlukan agar masyarakat di wilayah terdampak dapat memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Dengan alokasi anggaran Rp7 miliar pada 2026, program PAMSIMAS diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di desa sasaran.

Namun, perluasan jangkauan layanan tetap menjadi tantangan agar kebutuhan air bersih warga di wilayah lain yang terdampak kekeringan juga dapat tertangani. (ali/nda)

Berita Terkait

Bertahun-tahun Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Camplong dan Perantau Patungan Bangun Jalan
Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan
Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan
Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan
Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa
Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch
Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:04 WIB

APBN Rp7 Miliar untuk PAMSIMAS, Krisis Air Bersih Masih Menghantui 94 Desa di Sampang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Bertahun-tahun Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Camplong dan Perantau Patungan Bangun Jalan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan

Berita Terbaru