SAMPANG || KLIKMADURA – Pembentukan 182 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sampang belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kesiapan operasional di lapangan.
Hingga pertengahan Oktober 2026, progres persiapan program tersebut baru mencapai 50 persen, sehingga masih diperlukan sejumlah tahapan untuk memastikan seluruh gerai siap beroperasi.
Di tengah proses tersebut, sebanyak 91 manajer telah dinyatakan siap bertugas setelah melewati tahapan verifikasi dan validasi.
Sementara itu, pemenuhan sarana dan prasarana, kelayakan bangunan, serta penguatan kapasitas pengelola masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum seluruh gerai beroperasi secara penuh.
Komandan Kodim 0828/Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, mengatakan persiapan KDKMP saat ini mencakup pemenuhan fasilitas gerai, penempatan manajer, hingga pelaksanaan pelatihan bagi pengelola.
Menurutnya, berbagai tahapan tersebut perlu dipersiapkan secara matang agar operasional koperasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan.
“Sudah persiapan, mulai pemenuhan sarpras, masuknya manajer, dan nanti terakhir ada Training of the Trainer (ToT) pelatihan untuk manajer serta pengurus lainnya,” tuturnya, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, pembentukan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan KDKMP. Selain memastikan kesiapan pengelola, kondisi fisik bangunan juga menjadi perhatian agar setiap gerai memenuhi kebutuhan operasional sebelum mulai memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dari sisi kelembagaan, operasional KDKMP nantinya berada di bawah naungan Kementerian Koperasi. Sementara itu, pelaksanaan di tingkat daerah akan mendapatkan supervisi secara berkala dari Dinas Koperasi setempat untuk mendukung keberlangsungan program tersebut.
Terpisah, Person in Charge (PIC) KDKMP Kabupaten Sampang, Moh. Fauzan Isnain, mengungkapkan proses verifikasi dan validasi saat ini telah memasuki tahap kedua.
Hingga pertengahan Oktober 2026, sebanyak 50 KDKMP telah menjalani proses verifikasi dan validasi, sedangkan 91 manajer dinyatakan siap dan resmi ditempatkan.
“Hingga pertengahan Oktober ini 50 KDKMP yang sudah verval, dan 91 manajer telah siap dan resmi ditempatkan,” ungkap Fauzan kepada Klik Madura.
Ia menjelaskan, kesiapan pengelola tidak berhenti pada penempatan manajer semata. Pengelola juga mempersiapkan kondisi fisik gerai sekaligus memperkuat koordinasi dengan pengurus dan pengawas koperasi, termasuk kepala desa atau lurah serta Babinsa di wilayah masing-masing.
Dengan target pembentukan 182 gerai, penyelesaian seluruh tahapan persiapan menjadi faktor penting sebelum KDKMP dapat beroperasi secara menyeluruh di Kabupaten Sampang.
Kesiapan manajer, kelayakan bangunan, kelengkapan fasilitas, serta koordinasi antarpihak harus berjalan beriringan agar pelaksanaan program tersebut dapat berlangsung optimal. (ali/nda)














