Aktivis Ingatkan Bupati Pamekasan Hindari Praktik Jual Beli Jabatan

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Formaasi Iklal Iljas Husein.

Aktivis Formaasi Iklal Iljas Husein.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kabar tentang mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Pamekasan mencuat. Utak-atik posisi para pembantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahan itu dikabarkan akan dilakukan secara bertahap.

Mutasi jabatan itu disambut baik oleh sejumlah kalangan demi pemerintahan yang lebih baik. Namun demikian, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman diingatkan agar betul-betul selektif dan menghindari praktik jual beli.

Aktivis Formaasi Iklal Iljas Husein menyampaikan, mutasi jabatan adalah hak prerogatif bupati. Sebab, fungsi para pejabat itu adalah untuk membantu bupati menyukseskan jalannya roda pemerintahan.

Dikabarkan, mutasi jabatan akan dilakukan secara bertahap sejak Mei mendatang. Mutasi jabatan itu tidak hanya untuk eselon II setingkat kepala dinas, tetapi juga menyasar eselon III dan IV seperti camat dan  sekretaris dinas.

Baca juga :  Semarakkan Bulan Suci Ramadan, IWO Pamekasan Bagikan 500 Takjil

”Informasi yang kami terima, mutasi jabatan tahap pertama akan dilakukan bulan depan,” kata Iklal kepada Klik Madura.

Iklal meminta, Bupati KH. Kholilurrahman betul-betul selektif dalam memilih pejabat yang akan ditempatkan di organisasi perangkat daerah (OPD). Minimal, pejabat tersebut harus memiliki integritas dan kemampuan sesuai bidang yang ditempati.

Sebab, selama ini banyak ditemukan pejabat yang tidak linier antara latar belakang pendidikan dengan OPD yang ditempati. Akibatnya, program-program yang dijalankan kurang maksimal dan terkesan rutinitas tanpa adanya inovasi.

Sementara, ke depan kerja pemerintahan harus berbasis inovasi. Tanpa adanya inovasi, program yang dijalankan akan stagnan dan sulit mendapat support anggaran dari pemerintah pusat.

Baca juga :  Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

”Kita semua tahu bahwa APBD Pamekasan terbatas, maka butuh inovasi agar program bisa dijalankan dengan bantuan keuangan dari pemerintah pusat,” katanya.

Menurut Iklal, kunci agar pejabat yang menduduki posisi strategis adalah orang-orang berkualitas ada di proses seleksi. Jika proses seleksi bersih tanpa adanya praktik jual beli, dipastikan pejabat-pejabat yang dihasilkan adalah orang-orang berintegritas dan memiliki kemampuan.

Tetapi sebaliknya, jika proses seleksi tidak beres, maka pejabat yang dihasilkan dipastikan tidak berintegritas sehingga berbahaya bagi jalannya pemerintahan. Dengan demikian, Bupati Kholilurrahman harus betul-betul menjaga proses seleksi dan mutasi jabatan dari praktik kotor jual beli.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Imbau Masyarakat Tetap Kondusif di Tengah Gejolak Nasional

Iklal juga menyinggung terkait seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk 6 instansi yang sampai saat sekarang belum ada kepastian. Padahal, masing-masing instansi sudah ditentukan pejabat yang masuk 3 besar.

“Seleksi jabatan untuk enam instansi itu juga harus segera diperjelas karena masing-masing sudah ditentukan tiga besar,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup
PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab
Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi
Harga Tembakau Turun, DPRD Pamekasan Ingatkan Pengusaha Soal BPP
Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat
KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class
Dua Ahli Waris Lahan TK ABA IV Pamekasan Penuhi Panggilan Polres, Sampaikan Kesaksian Dumas ke Polda Jatim
AJP Salurkan Air Bersih di 11 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:39 WIB

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup

Selasa, 8 September 2026 - 10:36 WIB

PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab

Senin, 7 September 2026 - 11:11 WIB

Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 01:08 WIB

Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat

Minggu, 6 September 2026 - 13:56 WIB

KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class

Berita Terbaru