Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bupati Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

Kantor Bupati Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Bursa calon Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang semakin menghangat menjelang berakhirnya masa jabatan Yuliadi Setiawan pada 1 Agustus 2026.

Di tengah proses tersebut, sejumlah tokoh agama dan kalangan pesantren mulai menyuarakan harapan agar pemerintah mempertimbangkan figur yang tidak hanya mumpuni secara birokrasi, tetapi juga mampu menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama selama ini santer disebut masuk dalam bursa Pj Sekda Kabupaten Sampang. Di antaranya, Kepala Disporabudpar Marnilem, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Faisol Ansori, serta Kepala Dinas Pendidikan Nor Alam.

Di luar nama-nama tersebut, aspirasi dari kalangan ulama dan pesantren mulai mengarah kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang, Choirijah.

Baca juga :  155.937 Personel Gabungan Amankan Pilkada Serentak 2024 di Jawa Timur

Sosok tersebut dinilai memiliki pengalaman yang cukup dalam menjaga stabilitas daerah karena selama ini aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Menurut sejumlah tokoh agama, jabatan Sekda bukan hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola administrasi pemerintahan, melainkan juga membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjadi perekat seluruh komponen daerah.

Karena itu, rekam jejak membangun komunikasi dengan ulama, pesantren, organisasi kemasyarakatan, pemuda, hingga lintas komunitas dinilai layak menjadi salah satu pertimbangan.

“Jabatan Sekda bukan sekadar mengelola administrasi pemerintahan. Sosok yang dipilih harus mampu menjadi perekat seluruh unsur, membangun komunikasi yang baik dengan ulama, pesantren, organisasi masyarakat, hingga seluruh perangkat daerah,” ujar salah seorang tokoh pesantren di Sampang.

Baca juga :  Yakin Ada Penggelembungan Suara, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bawaslu Pamekasan Minta Hitung Ulang

Tokoh agama lainnya juga menyampaikan pandangan serupa terkait pentingnya memilih figur yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, pengalaman berkomunikasi dengan berbagai elemen menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas birokrasi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Selama ini kami melihat Kepala Bakesbangpol cukup intens menjalin komunikasi dengan berbagai elemen. Rekam jejak seperti itu patut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan figur yang akan memimpin birokrasi sebagai Sekda,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Sampang, Arief Lukman Hidayat, memastikan hingga kini belum ada nama yang diputuskan sebagai Penjabat Sekda. Pemerintah daerah masih melakukan pembahasan internal sebelum mengusulkan nama kepada Gubernur Jawa Timur.

“Belum ada nama yang diputuskan. Kami masih melakukan pembahasan internal sebelum mengajukan usulan resmi ke Gubernur Jawa Timur,” ujar Arief.

Baca juga :  Jabatan Pj Kades Diduga Dijual Ratusan Juta, Massa Aksi Minta APH Turun Tangan

Pemkab Sampang menargetkan usulan Penjabat Sekda sudah dikirim sebelum akhir Juli agar tidak terjadi kekosongan jabatan setelah Yuliadi Setiawan memasuki masa purnatugas.

Sementara itu, pengisian jabatan Sekda definitif akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding) yang dapat diikuti aparatur sipil negara dari berbagai daerah di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Menghangatnya bursa Penjabat Sekda diperkirakan akan terus memunculkan berbagai aspirasi dari masyarakat menjelang penetapan nama oleh pemerintah daerah.

Publik pun berharap figur yang dipilih benar-benar mampu memperkuat birokrasi, menjaga komunikasi dengan seluruh elemen, serta mengawal stabilitas pemerintahan di Kabupaten Sampang. (ali/nda)

Berita Terkait

464 Sekolah di Sampang Rusak, Dewan Beri Opsi Pakai Dana BTT untuk Perbaikan
Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah
Kekeringan Landa Kota Bahari, Forum Sampang Sahat Salurkan Satu Juta Liter Air
Pernah Gagal Akibat Tak Penuhi Kuorum, Kini Rapat Paripurna DPRD Sampang Kembali Molor
CSR Petronas Rp2 Miliar Tak Masuk Kas Daerah Kabupaten Sampang
Polantas Sampang Apresiasi Pengendara Tertib Lalu Lintas, Bagikan Sayur Hasil Panen Sendiri
Dibakar Anak Sendiri, Rumah Warga Ketapang Sampang Hangus Dilalap Api
Massa Demo Kejari Sampang, Desak Dugaan Penyimpangan BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn Diusut Tuntas

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:34 WIB

464 Sekolah di Sampang Rusak, Dewan Beri Opsi Pakai Dana BTT untuk Perbaikan

Selasa, 8 September 2026 - 11:21 WIB

Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Kekeringan Landa Kota Bahari, Forum Sampang Sahat Salurkan Satu Juta Liter Air

Senin, 7 September 2026 - 04:53 WIB

Pernah Gagal Akibat Tak Penuhi Kuorum, Kini Rapat Paripurna DPRD Sampang Kembali Molor

Jumat, 4 September 2026 - 08:23 WIB

CSR Petronas Rp2 Miliar Tak Masuk Kas Daerah Kabupaten Sampang

Berita Terbaru