Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat paripurna DPRD Sampang. (ALI MUCHTAR / KLIKMADURA)

Suasana rapat paripurna DPRD Sampang. (ALI MUCHTAR / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Fenomena warga memperbaiki jalan rusak dengan dana swadaya mulai marak di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang. Masyarakat mengumpulkan sumbangan secara mandiri untuk memperbaiki ruas jalan yang belum mendapat penanganan dari Pemerintah Kabupaten Sampang.

Persoalan tersebut menjadi perhatian Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Kabupaten Sampang. Sorotan itu disampaikan langsung kepada Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam Rapat Paripurna DPRD Sampang, Senin (7/9/2026).

Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 serta Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi.

Anggota Fraksi PAN DPRD Sampang, Muhammad Nur Mustakim, mengatakan, pihaknya sengaja menyinggung fenomena perbaikan jalan secara swadaya karena kegiatan tersebut semakin banyak dilakukan dan menjadi perhatian masyarakat.

Baca juga :  Tingkatkan Kesehatan Balita, Bumil dan Lansia, Desa Pasarenan Sampang Rutin Gelar Posyandu

“Kami memang menyinggung soal fenomena maraknya perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat. Kami langsung sampaikan dan mengingatkan kepada Bupati Sampang secara langsung saat forum Paripurna. Karena banyak masyarakat melakukan perbaikan secara swadaya dan menjadi sorotan masyarakat,” kata Muhammad Nur Mustakim, Selasa (8/9/2026).

Menurut Mustakim, persoalan tersebut disampaikan dalam forum paripurna yang dihadiri langsung oleh Bupati Sampang. Tujuannya agar kondisi jalan rusak yang memicu munculnya swadaya masyarakat mendapat respons dari pemerintah daerah.

“Memang ada jawaban, bagaimana nantinya untuk segera melakukan langkah-langkah konkret, baik melalui aspirasi DPRD ataupun melalui hibah hingga penggunaan alokasi dana lainnya,” ujarnya.

Mustakim mengatakan, persoalan jalan rusak tidak hanya menjadi keluhan masyarakat. Para anggota DPRD Sampang, menurut dia, juga merasakan beban moral ketika masyarakat harus mengumpulkan sumbangan untuk memperbaiki infrastruktur di lingkungannya.

Baca juga :  Relawan Pemuda Aba Idi - Ra Mahfud Solidkan Barisan Jelang Pilkada 2024

“Dari 45 DPRD ini memiliki beban moral di masing-masing desa. Apalagi kegiatan perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat hampir merata dilakukan di Kabupaten Sampang,” ungkapnya.

Ia tidak memungkiri bahwa kondisi keuangan daerah Kabupaten Sampang saat ini masih terbatas. Namun, banyaknya jalan yang membutuhkan penanganan membuat persoalan tersebut tetap harus mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Sempat dijawab oleh Bupati bahwa akan dikonsultasikan ke Biro Hukum, seperti hibah itu bisa digunakan apa tidak melalui swadaya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi mengatakan pemerintah daerah akan mencari jalan keluar terkait perbaikan jalan yang dilakukan masyarakat menggunakan dana swadaya. Pemkab Sampang juga akan berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait kemungkinan penggunaan sejumlah alokasi anggaran untuk membantu masyarakat.

Baca juga :  Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan

“Kami kemarin sudah melakukan koordinasi dengan Biro Hukum Pemprov, InsyaAllah ada jalan keluar. Sehingga kita bisa membantu masyarakat yang mempunyai keinginan yang sama untuk membangun desanya hingga daerahnya sehingga bersinergi dengan baik oleh masyarakat sekitar,” ujar Slamet Junaidi.

Fenomena perbaikan jalan menggunakan dana swadaya sebelumnya telah mengemuka dalam forum paripurna DPRD Sampang. Pemerintah daerah kini menyatakan akan mencari mekanisme anggaran yang memungkinkan digunakan untuk membantu masyarakat yang secara mandiri melakukan perbaikan jalan di wilayahnya. (ali/nda)

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang
Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik
Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal
Dapur MBG Ditutup Permanen, Satgas Sampang Ungkap Temukan Makanan Busuk hingga Masalah Sanitasi
25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober
138 Usulan Revitalisasi SD Sampang Tak Terealisasi, 7 Sekolah Malah Dapat Jalur Aspirasi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal

Berita Terbaru