Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Srimangunan Sampang Melonjak

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pasar Srimangunan, Sampang menjelang bulan suci ramadan. (SUPRIYANTO / KLIKMADURA)

Suasana Pasar Srimangunan, Sampang menjelang bulan suci ramadan. (SUPRIYANTO / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Sejumlah harga bahan pokok di Pasar Srimangunan, Kabupaten Sampang mengalami kenaikan. Diduga kuat, kenaikan harga tersebut dipicu momentum menjelang bulan suci ramadan.

Salah satu pedagang di Pasar Srimangunan, Nor Hafidhoh mengatakan, kenaikan harga bahan pokok menjelang ramadan sudah biasa terjadi. Sebab, menjelang bulan suci tersebut, permintaan dari masyarakat sangat tinggi.

“Kenaikan harga itu sudah biasa terjadi menjelang ramadan. Cuma, tidak semua harga bahan pokok naik, hanya sebagian saja,” katanya.

Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di antaranya, harga telur yang semula Rp 28 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 30 ribu. Kemudian, harga bawang putih Rp 40 ribu perkilogram naik menjadi Rp 42 ribu.

Baca juga :  SD Plus Nurul Hikmah Gelar Lepas Pisah, Kepsek Doakan 98 Lulusan Jadi Orang Sukses

Lalu, harga bawang merah yang semula Rp 20 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 35 ribu. Harga beras yang semula Rp 13 ribu naik menjadi Rp 14 ribu perikogram, harga cabai dari Rp 65 ribu perkilogram, naik menjadi Rp 85 ribu.

Sementara, untuk harga daging sapi dan daging ayam masih terbilang stabil. Yakni, harga daging ayam Rp 38 ribu perkilogram dan harga daging sapi Rp 120 ribu perkilogram.

Hudzaifah salah satu warga yang berbelanja di Pasar Srimangunan mengaku berat dengan kenaikan harga tersebut. Sebab, pada momentum bulan ramadan, kebutuhan bahan pokok meningkat sehingga biaya yang dikeluarkan lebih besar dari hari biasanya.

Baca juga :  BPC HIPMI Sampang Komitmen Kawal Produk Lokal Tembus Pasar Internasional

”Kebutuhan menjelang bulan ramadan ini memang lebih tinggi dari biasanya, biaya yang dibutuhkan juga akhirnya lebih besar,” tandasnya. (pri/diend)

Berita Terkait

Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu
Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp
Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK
Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini
Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:28 WIB

Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp

Senin, 13 Juli 2026 - 08:44 WIB

Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK

Senin, 13 Juli 2026 - 05:47 WIB

Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Pamekasan saat rapat evaluasi bersama Disdikbud. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Butuh Percepatan, Serapan DAK PAUD Baru 27,61 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 - 04:30 WIB