Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah berserakan di Alun-alun Sampang usai kegiatan nonton bareng piala dunia. (KLIKMADURA)

Sampah berserakan di Alun-alun Sampang usai kegiatan nonton bareng piala dunia. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Sampang di Alun-alun Trunojoyo berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan pertandingan, sehingga turut mendongkrak pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan alun-alun.

Namun, di balik ramainya kegiatan tersebut, muncul keluhan dari masyarakat terkait kondisi kebersihan Alun-alun Trunojoyo setelah acara berakhir.

Berbagai jenis sampah, seperti gelas plastik, bungkus makanan, botol minuman, hingga kantong kresek terlihat berserakan di sejumlah titik.

Baca juga :  Kirab Maskot Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Sampang Berlangsung Meriah

Kondisi itu dinilai menunjukkan bahwa pengelolaan kebersihan dalam pelaksanaan kegiatan berskala besar masih belum optimal. Warga berharap pemerintah tidak hanya berfokus pada suksesnya penyelenggaraan acara, tetapi juga memastikan ruang publik tetap bersih dan nyaman setelah ribuan pengunjung meninggalkan lokasi.

“Acara seperti ini memang bagus karena membuat kota ramai dan pedagang ikut merasakan manfaatnya. Tetapi setelah selesai, sampah masih terlihat berserakan. Seharusnya kebersihan juga menjadi perhatian, misalnya dengan menyediakan tempat sampah,” ujar salah seorang warga.

Menurut warga, persoalan sampah bukan sekadar mengganggu pemandangan, melainkan menjadi indikator kesiapan penyelenggara dalam mengantisipasi dampak kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Baca juga :  Pelaku Curat di Kecamatan Sokobanah Akhirnya Diringkus Polisi, Satu Pelaku Ditetapkan DPO

Penyediaan tempat sampah yang memadai, penambahan petugas kebersihan, hingga pembersihan segera setelah acara dinilai perlu menjadi perhatian utama.

Meski nobar Piala Dunia memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi UMKM di sekitar Alun-alun Trunojoyo, masyarakat berharap tidak mengesampingkan aspek pelayanan publik lainnya. Kebersihan ruang publik dinilai menjadi bagian penting dari tanggung jawab pemerintah dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.

Keramaian memang berhasil dihadirkan melalui kegiatan nobar tersebut. Namun, keluhan mengenai sampah yang berserakan menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Sampang.

Tujuannya, agar penyelenggaraan kegiatan serupa ke depan tidak hanya sukses menarik antusias masyarakat, tetapi juga mampu menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan. (ali/nda)

Baca juga :  Truk Crane Milik DLH Sampang Mati Pajak 5 Tahun, DPRD: Bukan Sekadar Lalai Tapi Pembiaran!

Berita Terkait

Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu
Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp
Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK
Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini
Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Usai Nobar Piala Dunia, Sampah Berserakan di Alun-alun Trunojoyo Sampang Dikeluhkan Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:28 WIB

Delapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Sampang Dilimpahkan ke Kejaksaan, 14 DPO Masih Diburu

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Hasil Ungkap Polisi, 27 Pelaku Rudapakasa Remaja 15 Tahun di Sampang Diduga Koordinasikan Aksi Bejat Lewat Grup WhatsApp

Senin, 13 Juli 2026 - 08:44 WIB

Kuota Pupuk Subsidi Ditambah, Petani Tembakau Sampang Masih Keliling Cari Urea dan NPK

Senin, 13 Juli 2026 - 05:47 WIB

Bupati Sampang Pastikan Tujuh Rumah Tak Layak Huni di Dusun Sorak Direhabilitasi Tahun Ini

Berita Terbaru