SUMENEP || KLIKMADURA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar rapat kerja (raker) di Aula Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, Minggu (3/6/2026).
Kegiatan dengan tema “Berkhidmah untuk Umat, Berdaya untuk Bangsa, Berkontribusi bagi Peradaban” itu dihadiri ratusan pengurus. Mulai dari jajaran rois syuriyah, tanfidziyah, lembaga hingga badan otonom (banom).
Rapat kerja itu menjadi momentum strategis untuk menyusun arah kebijakan organisasi selama lima tahun ke depan. Seluruh elemen di bawah naungan PCNU Sumenep didorong untuk memperkuat sinergi dan menyatukan langkah dalam menjalankan program kerja.
Rois Syuriyah PCNU Sumenep, KH Ahmad Washil Hasyim menegaskan pentingnya optimalisasi program yang telah dirancang. Menurutnya, raker bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi pedoman utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Rapat kerja ini harus menjadi pijakan bersama. Semua program harus saling menopang dan bersinergi. Kepentingan organisasi harus dikedepankan di atas kepentingan lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Sumenep KH Md Widadi Rahim menyampaikan, raker merupakan forum penting dalam menentukan arah perjuangan organisasi ke depan. Seluruh lembaga, telah menyusun program kerja yang dituangkan dalam matriks perencanaan.
“Program kerja lima tahun ke depan sudah kita susun secara sistematis dalam bentuk matriks. Ini akan menjadi panduan bersama agar pelaksanaan program lebih terarah dan terukur,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyusunan program kerja tersebut tidak lepas dari aspirasi warga nahdliyin yang dihimpun sebelumnya. Berbagai persoalan mendasar menjadi perhatian utama organisasi.
“Aspirasi warga menjadi dasar utama. Mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga isu sosial lainnya harus menjadi fokus kita bersama,” imbuhnya.
KH Widadi menegaskan, PCNU Sumenep dituntut hadir sebagai solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dengan perencanaan yang matang dan sinergi yang kuat, organisasi diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi warga.
“PCNU harus benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai solusi atas berbagai persoalan umat,” pungkasnya. (nda)













