SUMENEP || KLIKMADURA – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep terus mematangkan arah gerak lembaga di bawah naungannya. Salah satunya melalui kegiatan Ngopi (Ngolah Pikir).
Kegiatan tersebut juga dikemas dengan pengarahan lembaga serumpun Lakpesdam, LPBH, dan Lesbumi yang digelar di lantai 2 Kantor PCNU Sumenep, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemantapan menjelang Rapat Kerja (Raker) yang akan dilaksanakan di Ponpes At-Taufiqiyah, Aeng Baja Raja, Kecamatan Bluto, pada Minggu (3/5/2026).
Forum strategis itu dihadiri langsung oleh Rois Syuriah PCNU Sumenep KH Muhammad Shalahudin A. Warits dan Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep KH Md. Widadi Rahim.
Kehadiran jajaran syuriah dan tanfidziyah memberikan arahan penting terhadap penyelarasan program lintas lembaga.
Wakil Ketua PCNU Sumenep, Ahmad Mahsun menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar forum diskusi biasa. Lebih dari itu, menjadi ruang pemantapan terhadap program-program yang sebelumnya telah dirancang oleh masing-masing lembaga.
“Kegiatan ini merupakan tahap pemantapan dari program-program yang sudah disusun. Sebelumnya, pembahasan antarlembaga sudah dilakukan, sehingga saat ini tinggal mengerucutkan dan memasukkan dalam matriks program,” ujarnya.
Menurut Mahsun, proses penyusunan program tidak dilakukan secara parsial. Setiap lembaga didorong untuk saling terhubung agar menghasilkan program yang tidak tumpang tindih dan memiliki dampak nyata di tengah masyarakat.
“Harapannya, dari pemantapan ini ada masukan dan arahan dari Tanfidziyah maupun Syuriyah. Sehingga program yang disusun benar-benar sinergis, berjalan efektif, dan selaras dengan program strategis PCNU Sumenep,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga. Menurutnya, selama ini masih ada kecenderungan lembaga berjalan sendiri-sendiri, sehingga potensi besar yang dimiliki belum sepenuhnya terintegrasi.
“Kami tidak ingin lembaga-lembaga ini berjalan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi yang berkelanjutan. Dengan begitu, dampaknya akan lebih terasa bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui forum Ngopi tersebut, PCNU Sumenep berharap Raker mendatang tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan mampu melahirkan program konkret yang terukur dan berorientasi pada kebutuhan umat. (nda)













