MH Said Abdullah Sang Mentor Sejati

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim sekaligus Ketua Banggar DPR RI MH. Said Abdullah

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim sekaligus Ketua Banggar DPR RI MH. Said Abdullah

Oleh: Abd. Rahman, M.Pd, Plt. Kepala SDN Romben Rana, Kecamatan Dungkek

*****

SAYA mengagumi MH. Said Abdullah bukan karena dia sultannya madura, bukan juga karena kesuksesannya menaklukkan senayan. Akan tetapi, jauh daripada itu beliau adalah sosok ahli nujum yang mumpuni.

Garis tangan yang langka “Pancoran emas” kata orang madura, dan saya punya pemikiran, apa jangan-jangan beliau adalah pewaris dari ahli strategi madura titisan Arya Wiraraja. Ah, ini hanya pemikiran saya saja.

Akan tetapi, tidak berlebihan kiranya jika beliau saya sebut sebagai sang mentor sejati. Karena apa yang digariskan pada dirinya beliau buktikan dengan kenyataan untuk negeri ini.

Baca juga :  Basmi Rokok Ilegal: Satir untuk Nur Faizin

Kegigihan dan kerja kerasnya adalah simbol panutan bagi kita semua. Sang politisi ulung dari madura yang tak lekang oleh jaman. Dia tetap bersinar sepanjang masa, mengalahkan lawannya di setiap perputaran politik negeri ini.

Sosok Bang Said harusnya menjadi refrensi bagi kita,generasi bangsa yang melenial terlebih bagi trah pemuda madura.

Dulu, saya masih ingat. Kalau tidak salah, beliau punya toko klontong di daerah Jalan Kartini Kepanjin Sumenep. Saya masih kecil dan saya sering beli ke toko beliau.

Bagi sebagian orang, jalan beliau mungkin terlihat sangat mulus, tapi dibalik itu semua ada sosok Said Abdullah yang pontang panting berusaha dalam mengubah nasibnya.

Baca juga :  Media Sosial sebuah Kontrol Sosial?

Siapa sangka dibalik kesuksesannya yang sekarang beliau dulunya berasal dari keluarga sederhana dan religius.

Perjalanannya tentu tidak semulus aspal jalan raya, beliau pasti pernah terpeleset, jatuh dan terluka, yang membedakannya adalah bagaimana beliau tidak menyerah meski sulit, bangkit meski jatuh berkali-kali.

Beliau tidak hebat karena posisinya hari ini, tapi beliau hebat bagaiamana dulu beliau mengubah takdirnya menjadi se sosok said Abdullah hari ini.

Beliau bukanlah anak dari orang kaya, bukan pula anak dari keluarga terpandang, tapi beliau ada di titik saat ini berkat usaha beliau sendiri. Dan itu tidak semua orang mampu melakukan hal yang sama seperti beliau.

Baca juga :  Resolusi 2025: Menjaga Keseimbangan

Sungguh beliau adalah mentor sejati saya hari ini. Terima kasih Bang Said Abdullah. Sudah berbuat banya untuk bangsa ini, telah mengangkat madura ditingkat nasional.Saya berdoa semoga dipanjangkan umurnya dan bahagia sepanjang masa bersama masyarakat madura. (*)

Berita Terkait

Membaca Arah, Mengeja Sejarah
May Day 2026: Mengakhiri Ketidakadilan Bagi Buruh Perempuan
Mono Nakoda, Multi ABK
Madura Menuju KEK Tembakau, Mungkinkah Terwujud?
Hermeneutika Bangsa Dasamuka
Episentrum Pilkada, Dekonstruksi dan Reparasi?
Khatamul Anbiya, Tangan Kiri Ali Khamenei, dan Anak-Anak di Surga
Urgensi Pemahaman Politik Kaum Muda Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:35 WIB

MH Said Abdullah Sang Mentor Sejati

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:58 WIB

Membaca Arah, Mengeja Sejarah

Kamis, 30 April 2026 - 12:52 WIB

May Day 2026: Mengakhiri Ketidakadilan Bagi Buruh Perempuan

Jumat, 24 April 2026 - 04:01 WIB

Mono Nakoda, Multi ABK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:40 WIB

Madura Menuju KEK Tembakau, Mungkinkah Terwujud?

Berita Terbaru

Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim sekaligus Ketua Banggar DPR RI MH. Said Abdullah

Opini

MH Said Abdullah Sang Mentor Sejati

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:35 WIB

Opini

Membaca Arah, Mengeja Sejarah

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:58 WIB