Prof. Rozaki: Anak Muda Harus Jadi Motor Penggerak “Madura Baru”

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Abdur Rozak menerima buku

Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Abdur Rozak menerima buku "Merajut Mimpi Madura Provinsi" dari Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Visi pembangunan Madura sudah saatnya bergeser dari sekadar pembangunan fisik menuju penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut ditegaskan oleh Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. Abdur Rozaki, saat hadir dalam program Catatan Pena di studio Klik Madura.

Dalam diskusi tersebut, diaspora asal Madura ini menyoroti perlunya keberanian bagi para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi kreativitas anak muda.

Menurutnya, masa depan Madura sangat bergantung pada bagaimana potensi kreatif generasi muda diwadahi, bukan justru dihambat oleh birokrasi atau kepentingan elit.

Baca juga :  Twin City Surabaya-Madura, Miqat Perjuangan Menuju Sejahtera

Prof. Rozaki menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak bisa hanya diukur dari infrastruktur. Ia mengkritik pola tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor migas yang selama ini cenderung bersifat giving elite.

Yakni, sekadar memberikan bantuan kepada elit lokal demi kondusivitas daripada melakukan pemberdayaan nyata.

“Kita butuh ahli metalurgi dan geologi asli Madura, bukan hanya ahli agama. Perusahaan migas harus berinvestasi pada beasiswa pendidikan tinggi bagi putra daerah agar kita tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri,” tegasnya.

Terkait wacana Madura menjadi provinsi, Prof. Rozaki melihat hal tersebut sebagai sebuah ijtihad politik yang rasional. Ia menilai kesejahteraan masyarakat sulit tercapai jika otoritas pengelolaan sumber daya alam masih terbatas.

Baca juga :  Berharap Jadi Tuan Rumah Piala Gubeng 2028, PAKAR SAKERA Ajukan Pemagaran Lapangan Karapan Sapi Murtajih

Namun, ia mengingatkan bahwa aspirasi menjadi provinsi tidak boleh hanya menjadi isu musiman atau komoditas politik elit. Perjuangan tersebut harus berbasis data ekonomi yang kuat dan memiliki blueprint kebudayaan yang jelas.

“Kesejahteraan itu berkelindan dengan otoritas. Tanpa kekuatan politik untuk menegosiasikan wilayahnya sendiri, kekayaan alam Madura tidak akan berdampak signifikan bagi rakyat kecil,” tambahnya.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk berhenti fokus pada stigma negatif yang sering disematkan pihak luar. Ia mencontohkan militansi “Warung Madura” sebagai bukti nyata etos kerja dan kemandirian ekonomi yang luar biasa.

Baca juga :  Prof AQ dan Spirit Perjuangan Madura Provinsi

“Marketing Madura harus diubah. Kita punya sejarah besar, punya peran dalam lahirnya bahasa Indonesia, dan punya etos wirausaha yang ditakuti ritel modern. Inilah modal untuk membangun Madura Baru,” pungkas Prof. Rozaki.

Melalui narasi ini, kaum muda diharapkan tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek yang memimpin perubahan dengan cara-cara yang kreatif dan visioner. (nda)

Berita Terkait

Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan
Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG
Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara
Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global
Tambang Galian C Ilegal di Palengaan Jadi Sorotan, Warga Minta Ditindak Tegas
Solid! Pengurus KBIHU Al-Hilal Gelar Safari Istighasah untuk Jamaah Haji
Pulang ke Tanah Kelahiran, Taufiqul Hidayatullah Mengabdi Menjaga Keamanan Lapas Pamekasan
DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:46 WIB

Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:56 WIB

Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:47 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:36 WIB

Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:35 WIB

Tambang Galian C Ilegal di Palengaan Jadi Sorotan, Warga Minta Ditindak Tegas

Berita Terbaru