PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 2 Pamekasan kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah negeri unggulan tersebut sukses meraih penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya yang diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Penghargaan bergengsi itu diserahkan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (4/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Kepala SMAN 2 Pamekasan, Moh. Arifin, mengungkapkan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan program Pemprov Jatim. Yakni, program Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas (Mama Mau Naik Kelas).
Salah satu indikator utamanya adalah lonjakan signifikan jumlah siswa yang lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
“Alhamdulillah kenaikannya sangat pesat. Tahun lalu hanya 28 siswa yang diterima, tahun ini melonjak menjadi 101 siswa yang berhasil masuk PTN melalui jalur prestasi,” terangnya.
Tak hanya itu, SMAN 2 Pamekasan juga dinilai sebagai sekolah berintegritas yang mampu membangun karakter unggul bagi peserta didiknya. Pengakuan tersebut menjadi nilai tambah dalam penghargaan yang diterima.
Dalam momentum tersebut, Arifin juga menyampaikan usulan kepada Pemprov Jatim terkait program bedah rumah bagi tenaga pendidik yang memiliki hunian kurang layak. Usulan itu pun mendapat respons positif.
“Alhamdulillah disetujui. Nantinya ada guru paruh waktu di SMAN 2 Pamekasan yang rumahnya akan direnovasi melalui program tersebut,” ujarnya.
Menurut Arifin, keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai strategi yang diterapkan sekolah. Mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penyediaan fasilitas yang memadai, hingga penciptaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Ia menegaskan, capaian ini bukanlah titik akhir, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa ke depan.
“Ini bukan akhir, tapi justru permulaan. Kami akan terus bekerja lebih keras demi kemajuan sekolah dan masa depan anak didik,” pungkasnya. (enk/nda)













