PAMEKASAN || KLIKMADURA – SDI Al-Munawwarah Pamekasan menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Momentum tahunan ini dimaknai lebih dari sekadar seremoni, melainkan sebagai refleksi terhadap arah dan tujuan pendidikan.
Dalam peringatan tersebut, pendidikan ditekankan bukan hanya sebagai proses transfer ilmu, tetapi juga sebagai upaya menemukan dan menumbuhkan fitrah serta potensi peserta didik sebagai makhluk Allah SWT.
Kepala SDI Al-Munawwarah Pamekasan, Dedeh Rosidah, menyampaikan bahwa Hardiknas menjadi momen penting untuk melakukan evaluasi diri dalam dunia pendidikan. Menurutnya, proses pendidikan harus mampu memuliakan manusia secara utuh.
“Hal ini sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang dasar dan nilai pendidikan melalui sistem asah, asih, dan asuh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan bermutu perlu diwujudkan melalui integrasi empat pusat pendidikan, yakni keluarga, sekolah, masyarakat, dan media. Hal tersebut juga selaras dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ustazah Dedeh menambahkan, keberhasilan peningkatan mutu pendidikan sangat bergantung pada kesiapan semua pihak. Sinergi antar elemen pendidikan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik.
“Jika semua pihak bersatu, harapan untuk dunia pendidikan yang lebih maju tentu bisa segera terwujud,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung pola pikir yang tepat, mental yang kuat, serta misi yang jelas.
Karena itu, seluruh elemen pendidikan diharapkan memiliki visi dan komitmen bersama dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan bermartabat.
“Semoga momentum Hardiknas ini menjadi langkah untuk memperbaiki dunia pendidikan. Khususnya bagi siswa SDI Al-Munawwarah Pamekasan agar mampu membentuk karakter yang bertakwa, serta berdaya saing dalam bidang akademik maupun non-akademik,” tandasnya. (enk/nda)













