Doakan Sapudi Bebas Gempa, Pegadaian Syariah Madura Gelar Nonggunong Bershalawat 

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP || KLIKMADURA – Ribuan jamaah memadati Dusun Pakbima, Desa Talaga, Kecamatan Nonggunong, dalam gelaran Nonggunong Bershalawat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Pegadaian Syariah Area Madura bekerja sama dengan Yayasan Miftahul Jannah, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk menggemakan shalawat. Tetapi, juga bentuk kepedulian terhadap masyarakat korban gempa di Pulau Sapudi.

Acara yang menghadirkan KH Mohammad Mawardi, Pengasuh PP Al-Ibrahimi Basoka Rubaru itu diwarnai doa bersama, memohon keselamatan dan perlindungan Allah untuk warga Sapudi dari bencana susulan.

Sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, hingga santri dari berbagai wilayah turut hadir memadati lokasi kegiatan.

Baca juga :  Warga Keluhkan Pelayanan Puskesmas Sapeken, DPRD Sumenep Akan Panggil Dinkes KB sekaligus Kapus  

Deputy Bisnis Pegadaian Syariah Wilayah Madura Raya, H. Anwar Hidayat, SE,. MM, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Pegadaian Syariah terhadap masyarakat kepulauan yang sedang ditimpa musibah.

“Acara ini bukan sekadar bershalawat, tetapi juga wujud empati dan ikhtiar kami membantu saudara-saudara kita di Sapudi yang terkena gempa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya turut menyalurkan bantuan melalui jaringan kemitraan dan berharap masyarakat Sapudi dapat segera bangkit.

“Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak menghadapi cobaan ini sendirian. Semoga bantuan ini meringankan beban mereka, dan shalawat yang kita baca malam ini menjadi doa terbaik agar Sapudi dijaga Allah dari bencana,” tegasnya.

Baca juga :  Aksi Laut Jilid II, Nelayan Kangean Usir Kapal PT KEI dan Desak Hentikan Seismik

KH. Mohammad Mawardi dalam mauʽidzah hasanahnya turut mengajak jamaah untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.

“Musibah di Sapudi adalah panggilan bagi kita semua untuk peduli. Shalawat yang kita lantunkan adalah doa keselamatan untuk saudara-saudara kita,” tuturnya.

Kegiatan Nonggunong Bershalawat ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh para ulama dan diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh jamaah yang hadir.

Atmosfer religius semakin terasa ketika lantunan shalawat menggema hingga akhir acara. (nda)

Berita Terkait

Pergoki Suami di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Istri di Sumenep Tempuh Jalur Hukum
SOMA Jadi Ruang Kreatif Mahasiswa Unija, Dari Pameran hingga Seminar Nasional untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif Sumenep
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional Berbuah Prestasi
Pemkab Usulkan Perubahan Nama Kabupaten Sumenep ke Kemendagri
Diperkirakan Dihadiri 100 Ribu Jamaah, Ponpes Al-Amien Prenduan Siap Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234
Kawasan Cagar Budaya Asta Tinggi Terancam, Ansor Jatim dan TACB Sumenep Desak Pemerintah Tutup Permanen Tambang Galian C
Kabar Duka, Legislator PDI Perjuangan Sumenep Abd. Rahman Wafat 
PW Ansor Jatim Desak Polda Bongkar Aktor Intelektual Tambang Ilegal Asta Tinggi, Jangan Berhenti di Dua Tersangka

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:47 WIB

Pergoki Suami di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Istri di Sumenep Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:36 WIB

SOMA Jadi Ruang Kreatif Mahasiswa Unija, Dari Pameran hingga Seminar Nasional untuk Dongkrak Ekonomi Kreatif Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:39 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat, Bukti Tata Kelola Profesional Berbuah Prestasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:16 WIB

Pemkab Usulkan Perubahan Nama Kabupaten Sumenep ke Kemendagri

Senin, 13 Juli 2026 - 02:22 WIB

Diperkirakan Dihadiri 100 Ribu Jamaah, Ponpes Al-Amien Prenduan Siap Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234

Berita Terbaru