BANGKALAN || KLIKMADURA – Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PT PLN (Persero) UID Jawa Timur melalui penguatan pelayanan kelistrikan berbasis teknologi.
Salah satunya dengan melakukan kunjungan lapangan untuk memvalidasi implementasi inovasi Online Monitoring Performance (OMP) di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bangkalan, Senin (21/9/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho bersama jajaran manajemen. Rombongan disambut Manager PLN UP3 Madura Radea Cakrawala Nusantara beserta jajaran dan Manager ULP Bangkalan Mochammad Nasir.
Peninjauan langsung tersebut dilakukan untuk memastikan sistem OMP berjalan optimal di tingkat operasional. Sistem ini digunakan untuk memantau status pelanggan yang mengalami padam atau offline secara real-time.
OMP terhubung melalui modem pada kWh meter pelanggan serta perangkat komunikasi yang terpasang pada gardu atau trafo distribusi. Dengan sistem tersebut, potensi gangguan dapat terdeteksi lebih cepat sehingga penanganannya di lapangan dapat dilakukan secara lebih responsif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi strategis di Kantor ULP Bangkalan. Kegiatan tersebut dihadiri SRM Distribusi UID Jatim, Senior Manager SBU Regional Jawa Bagian Timur ICON+ beserta tim, MSB EPM UID Jatim, MUP3 Madura, Asman Metering UID Jatim, Asman Transaksi Energi Listrik UP3 Madura, serta tim ULP Bangkalan.
Setelah pemaparan dan diskusi, rombongan melanjutkan agenda on-site visit ke lapangan. Peninjauan dilakukan di antaranya ke lokasi Gardu Trafo Tiang (GTT) 845 dan penyulang terkait untuk mencocokkan respons sistem digital dengan kondisi infrastruktur kelistrikan secara langsung.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, pemanfaatan teknologi digital melalui OMP merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan keandalan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
“Hari Kesaktian Pancasila mengajarkan kita pentingnya persatuan dan ketangguhan dalam menjaga kedaulatan bangsa, yang dalam konteks PLN diterjemahkan sebagai kedaulatan dan keandalan energi bagi rakyat,” katanya.
Menurut dia, melalui inovasi OMP, PLN mampu memonitor status pelanggan offline atau padam yang terhubung lewat modem kWh meter dan perangkat komunikasi di gardu distribusi.
“Kunjungan hari ini memastikan bahwa keunggulan sistem digital tersebut berjalan selaras dengan disiplin penanganan di lapangan, sehingga setiap gangguan pasokan listrik dapat ditangani dengan kecepatan dan ketepatan tertinggi,” ujar Eric.
Manager PLN UP3 Madura, Radea Cakrawala Nusantara menyampaikan, validasi langsung tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan standar operasional dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diterapkan secara konsisten oleh petugas di lapangan.
“Dukungan penuh dari Bapak GM dan jajaran manajemen UID Jatim di Bangkalan ini menjadi energi positif bagi kami. Dengan validasi lapangan terhadap perangkat komunikasi gardu dan sistem OMP, tim kami di ULP Bangkalan kini semakin sigap dalam mendeteksi dan merespons gangguan pelanggan secara cepat,” katanya.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan wujud nyata komitmen PLN untuk menghadirkan pelayanan kelistrikan yang andal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Madura.
Melalui kolaborasi antara teknologi digital, penguatan sistem operasional, dan kesiapan petugas di lapangan, PLN UID Jawa Timur terus mendorong peningkatan kecepatan respons terhadap gangguan kelistrikan.
Implementasi OMP di ULP Bangkalan diharapkan dapat mendukung pelayanan yang semakin responsif sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik bagi masyarakat di Madura. (nda)














