Geger! Warga Batang-Batang Sumenep Temukan Mayat Perempuan Terbakar di Tegalan

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim medis didampingi sejumlah warga dan personel kepolisian mengevakuasi jenazah Suhaena, 70, warga Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang. (HUMAS POLRESTA SUMENEP FOR KLIKMADURA)

Tim medis didampingi sejumlah warga dan personel kepolisian mengevakuasi jenazah Suhaena, 70, warga Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang. (HUMAS POLRESTA SUMENEP FOR KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi terbakar, Jumat (28/8/2026) pagi.

Jasad tersebut ditemukan di area tegalan atau sawah milik warga di Dusun Taroman sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diketahui bernama Suhaena, 70, warga Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang.

Penemuan bermula ketika Busahna tengah mencari rumput di sekitar lokasi. Saat berada di area tegalan, saksi mencium aroma tidak sedap yang cukup menyengat.

Penasaran dengan bau tersebut, Busahna melihat ke arah timur. Alangkah terkejutnya dia ketika mendapati sesosok tubuh dalam kondisi terbakar.

Baca juga :  Usai Buka Paksa Segel Gerbang TK ABA IV Pamekasan, PD Muhammadiyah Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Tidak lama berselang, Nor Salam tiba di lokasi dan ikut mengecek keberadaan jasad tersebut.

Dari pengecekan itu, korban diketahui merupakan Suhaena, warga Desa Nyabakan Barat.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Batang-Batang langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian mengamankan area dengan memasang garis polisi.

Tim Identifikasi Polresta Sumenep juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi dimintai keterangan guna mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Setelah proses penanganan awal di lokasi, jenazah korban dievakuasi petugas Puskesmas Batang-Batang. Jasad kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Nyabakan Barat.

Baca juga :  138 Usulan Revitalisasi SD Sampang Tak Terealisasi, 7 Sekolah Malah Dapat Jalur Aspirasi

Dari keterangan keluarga, Suhaena selama ini diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan pikun. Korban juga memiliki kebiasaan merokok serta membakar sampah dan tumpukan kayu.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi, baik pemeriksaan luar maupun pemeriksaan dalam terhadap jenazah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat pihak keluarga.

Keluarga menduga kejadian tersebut merupakan kecelakaan yang dialami korban sendiri. Namun, kepolisian tetap melakukan sejumlah langkah penanganan untuk memastikan peristiwa tersebut ditangani sesuai prosedur.

Petugas melakukan olah TKP, mendata saksi, mengumpulkan informasi, melakukan dokumentasi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto, S.H., M.H. mengatakan, petugas telah melakukan penanganan awal setelah menerima laporan penemuan mayat tersebut.

Baca juga :  HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Tegaskan Semangat Perjuangan Harus Dibuktikan Lewat Kerja Nyata

“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pengamanan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polresta Sumenep serta meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

Polresta Sumenep meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian tersebut. Warga juga diimbau tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak kepolisian.

Masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan kejadian tersebut diminta menyampaikannya kepada petugas untuk membantu proses penanganan lebih lanjut. (nda)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita
Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil
Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak
DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru
Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal di Sungai Nangka

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Berita Terbaru