Diskusi Santai Bersama Buya Aliyadi, Lakpesdam NU Sumenep Petakan Langkah Strategis Kawal Isu Lingkungan

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Lakpesdam PCNU Sumenep diskusi santai bersama Anggota DPRD Jatim, Buya Aliyadi Mustofa di KW Kafe Sumenep. (DOK. KLIMADURA)

Pengurus Lakpesdam PCNU Sumenep diskusi santai bersama Anggota DPRD Jatim, Buya Aliyadi Mustofa di KW Kafe Sumenep. (DOK. KLIMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Pengurus Lakpesdam PCNU Sumenep terus melakukan berbagai upaya strategis dalam rangka mengawal persoalan lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni, diskusi santai bersama anggota DPRD Jatim, Buya Aliyadi Mustofa, Minggu (5/6/2026).

Diskusi yang digelar di KW Kafe Sumenep sekaligus memantapkan langkah-langkah kongkret dalam menjalankan pengawalan terhadap persoalan lingkungan di Kota Sumekar.

Ketua Lakpesdam PCNU Sumenep, Siswadi mengatakan, pengawalan terhadap persoalan lingkungan merupakan amanah warga NU yang disampaikan pada saat kegiatan rembuk nahdliyin beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, Lakpesdam menyeriusi amanah tersebut dengan melakukan berbagai langkah strategis. Pertemuan dengan Buya Aliyadi Mustofa merupakan salah satu langkah strategis yang ditempuh.

Baca juga :  Seorang Guru Diancam dan Motor Dibakar, Kapolres Sumenep Komitmen Beri Perlindungan

Sebab, politisi senior asal Sampang itu memiliki pengalaman banyak berkaitan dengan kebijakan Pemprov Jatim di bidang lingkungan. Apalagi, pada periode sebelumnya, Buya Aliyadi menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Jatim.

“Diskusi dan kajian yang kami lakukan bertujuan untuk memetakan langkah-langkah strategis yang akan kami lakukan ke depannya,” kata pria yang akrab disapa Adi itu.

Banyak pencerahan dan petunjuk yang diperoleh dari hasil diskusi santai tersebut. Salah satunya, Buya Aliyadi siap memfasilitasi audiensi bersama seluruh pemangku kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan di Pemprov Jatim.

Baca juga :  Gelontorkan Anggaran Rp 100 Miliar, Gedung Baru Kantor DPRD Sumenep Usung Konsep Go Green

Sementara itu, Buya Aliyadi Mustofa menyambut baik keseriusan Lakpesdam NU Sumenep dalam mengawal persoalan lingkungan. Sebab, diakui bahwa banyak lingkungan di Madura yang rusak akibat ulah tangan manusia.

Kerusakan lingkungan tersebut memang perlu disikapi secara serius. Sebab, jika dibiarkan bisa berdampak fatal terhadap masyarakat.

“Jangan biarkan lingkungan kita rusak. Kerusakan lingkungan bisa berdampak fatal, seperti terjadi bencana banjir, longsor dan sebagainya,” kata Buya Aliyadi.

Sebagai langkah awal, politisi PKB itu meminta agar Lakpesdam NU Sumenep bersurat mengajukan audiensi. Melalui kegiatan tersebut, permasalahan yang berkaitan dengan lingkungan akan terungkap.

Baca juga :  Direktur Klik Madura Korbarkan Semangat Literasi Santri Miftahul Ulum Bettet Pamekasan

“Segera kirim surat permohonan audiensi, nanti akan kami undang seluruh OPD yang memiliki wewenang dan kebijakan berkaitan dengan persoalan lingkungan,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis
Bupati Sumenep Ajak PCNU Bersinergi Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
Tangkap Ikan Pakai Trawl dan Dituduh Rusak Rumpon, Nelayan Branta Tinggi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 30 Juta
PCNU Sumenep Matangkan Arah Perjuangan Lima Tahun ke Depan Melalui Rapat Kerja
Ngopi Bareng Tiga Lembaga, PCNU Sumenep Matangkan Program Jelang Raker
Lakpesdam “Kongkow” Lintas Generasi, Arah Program Kerja Tunduk Pada Mandat Warga Nahdliyin
Pelayanan RSUD Moh. Anwar Sumenep Semakin Optimal, Pasien Beri Apresiasi
Kejari Sumenep Tahan Kades Pragaan Daya, Diduga Korupsi BUMDes Fiktif dan Proyek Desa

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:38 WIB

Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:09 WIB

Bupati Sumenep Ajak PCNU Bersinergi Atasi Kemiskinan dan Pengangguran

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:04 WIB

Tangkap Ikan Pakai Trawl dan Dituduh Rusak Rumpon, Nelayan Branta Tinggi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 30 Juta

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:35 WIB

PCNU Sumenep Matangkan Arah Perjuangan Lima Tahun ke Depan Melalui Rapat Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:51 WIB

Ngopi Bareng Tiga Lembaga, PCNU Sumenep Matangkan Program Jelang Raker

Berita Terbaru

Opini

Kuasa dan Onanisme Republik

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:28 WIB