Dapat Hibah PLTS, Dua Ribu Warga di Dua Desa Bakal Nikmati Listrik Bersih 24 Jam

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo foto bersama Danantara dan perwakilan yayasan usai penandatanganan MoU kelistrikan. (ISTIMEWA)

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo foto bersama Danantara dan perwakilan yayasan usai penandatanganan MoU kelistrikan. (ISTIMEWA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Warga di dua desa kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya bisa menikmati listrik bersih dan stabil selama 24 jam.

Hal itu setelah hadirnya dua pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dilengkapi sistem penyimpanan energi atau battery energy storage system (BESS).

Fasilitas tersebut merupakan hibah dari Yayasan Torang IWIP Berbakti di bawah naungan Tsingshan Group. Masing-masing PLTS memiliki kapasitas 1 megawatt peak (MWp) dan didukung BESS berkapasitas 4 megawatt hour (MWh).

Dua proyek energi terbarukan itu dibangun di Pulau Gili Labak dan Pulau Pagerungan Kecil. Kehadirannya diproyeksikan mampu melistriki sekitar 2.000 kepala keluarga di wilayah kepulauan tersebut.

Baca juga :  Kenakan Baju Sakera, Prof. Mahfud MD Singgung Soal Kekayaan Alam Madura Saat Debat Cawapres

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam proyek ini. Menurutnya, sinergi antara pihak industri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong transisi energi di Indonesia.

“Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Yayasan Torang IWIP Berbakti, Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta PT PLN atas kolaborasi dalam mewujudkan proyek percontohan ini. Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat akselerasi transisi energi nasional,” ujarnya.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, percepatan akses listrik di wilayah kepulauan memang menjadi kebutuhan mendesak. Ia menyebut, kehadiran PLTS tersebut membawa dampak langsung bagi masyarakat.

Baca juga :  Direktur Klik Madura Berbagi Tips Menulis Fun dan Efisien kepada Ribuan Santri Ponpes Al-Amien TMI Putri

“Hibah ini sangat berarti karena dapat mendorong elektrifikasi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Sebelum adanya PLTS, warga Dusun Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, masih mengandalkan genset pribadi untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga. Kondisi itu membuat pasokan listrik terbatas dan biaya operasional cukup tinggi.

Sementara itu, di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, pasokan listrik sebelumnya bertumpu pada dua pembangkit listrik tenaga diesel milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan total kapasitas 600 kVA. Namun, fasilitas tersebut kini sudah tidak lagi beroperasi.

Selain itu, terdapat pula PLTS milik PLN dengan kapasitas 50 kilowatt peak (kWp) yang sebelumnya membantu suplai listrik. Kehadiran PLTS hibah ini kini memperkuat pasokan energi sehingga masyarakat dapat menikmati listrik tanpa henti.

Baca juga :  RSUD Mohammad Noer Diduga Pungli Tenaga Magang Rp 60 Juta

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut proyek ini menjadi momentum penting dalam mendorong program dedieselisasi atau pengurangan penggunaan pembangkit berbahan bakar diesel.

“Dalam menjalankan agenda transisi energi dan pemerataan listrik, PLN tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.

Tak hanya menghadirkan listrik yang lebih ramah lingkungan, proyek ini juga berpotensi menghemat penggunaan bahan bakar minyak hingga 1,1 juta liter per tahun.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menuju kemandirian energi di wilayah kepulauan. (nda)

Berita Terkait

Kinerja PLN UP3 Madura Sinergi dengan Pemkab Sumenep, Resmi Resmikan SPKLU di Taman Adipura
Realisasi PAD Lampaui Target, Pemkab Sumenep Cetak WTP ke-9 dan Surplus Anggaran Rp 317 Miliar
Lakpesdam PCNU Sumenep Temui Ketua Dewan, Sampaikan Gagasan Pantau Publik Serta Sejumlah Rekomendasi Warga Nahdliyin
Fauzi As: Kritik Pemerintah Itu Sehat, Tapi Jangan Sampai Berubah Menjadi Kebencian terhadap Negara
Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep
Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan
Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:50 WIB

Kinerja PLN UP3 Madura Sinergi dengan Pemkab Sumenep, Resmi Resmikan SPKLU di Taman Adipura

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:50 WIB

Realisasi PAD Lampaui Target, Pemkab Sumenep Cetak WTP ke-9 dan Surplus Anggaran Rp 317 Miliar

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:36 WIB

Lakpesdam PCNU Sumenep Temui Ketua Dewan, Sampaikan Gagasan Pantau Publik Serta Sejumlah Rekomendasi Warga Nahdliyin

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:06 WIB

Fauzi As: Kritik Pemerintah Itu Sehat, Tapi Jangan Sampai Berubah Menjadi Kebencian terhadap Negara

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:12 WIB

Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep

Berita Terbaru