PAMEKASAN || KLIKMADURA – Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Cup II 2026 resmi dimulai. Pertandingan babak penyisihan Grup J berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Kamis (6/8/2026).
Grup J diikuti tiga tim. Yakni, PKDI Kabupaten Pamekasan, PKDI Kabupaten Sampang dan PKDI Kabupaten Sumenep. Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
Laga pertama mempertemukan PKDI Kabupaten Sampang melawan PKDI Kabupaten Sumenep. Selanjutnya, PKDI Kabupaten Pamekasan dijadwalkan menghadapi PKDI Kabupaten Sumenep. Pertandingan terakhir akan mempertemukan PKDI Kabupaten Sampang melawan PKDI Kabupaten Pamekasan.
Turnamen tersebut memiliki keunikan tersendiri. Sebab, pemain yang berlaga bukan atlet profesional, melainkan kepala desa dan penjabat (Pj) kepala desa dari masing-masing kabupaten. Bahkan, rata-rata usia pemain di atas 40 tahun.
Ketua Panitia Turnamen Cup II PKDI 2026, A. Fauzi M mengatakan bahwa kompetisi tersebut merupakan agenda rutin tahunan. Pelaksanaan tahun ini merupakan tahun kedua setelah sebelumnya dipusatkan di Kabupaten Gresik.
“Bukan semata-mata untuk mencari kemenangan, tapi ini ajang silaturahmi antar kepala desa di Jawa Timur,” katanya.
Dia menjelaskan, pelaksanaan turnamen tingkat Jawa Timur terbagi menjadi 10 grup. Babak penyisihan menggunakan sistem setengah kompetisi dan tidak menerapkan sistem home and away.
Juara grup serta runner-up terbaik dari seluruh grup akan melaju ke babak selanjutnya sesuai ketentuan kompetisi.
“Nantinya akan dipilih empat tim terbaik Jawa Timur untuk mengikuti pertandingan tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Jawa Tengah,” ujarnya.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Turnamen Cup II PKDI 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat kebersamaan antarkepala desa.
“Ini merupakan langkah konkret yang dilakukan PKDI dalam menyatukan semangat dan menjalin silaturahmi antar kepala desa,” tandasnya. (ibl/nda).














