Sering Keluar Saat Jam Kerja, Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Diminta Dimutasi

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wali murid dan masyarakat melakukan audiensi di SDN Jambringin 2 Pamekasan. (ISTIMEWA)

Sejumlah wali murid dan masyarakat melakukan audiensi di SDN Jambringin 2 Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sejumlah masyarakat dan wali murid mendatangi SDN Jambringin 2 Pamekasan, Senin (14/9), untuk menyampaikan sejumlah keluhan terkait pelayanan sekolah.

Mereka juga mendesak Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Didik Prasetyo dimutasi karena dinilai kurang profesional dalam menjalankan tugas.

Desakan tersebut muncul setelah masyarakat menyoroti sejumlah persoalan. Di antaranya, kurangnya komunikasi dengan masyarakat dan wali murid, serta kondisi sejumlah fasilitas sekolah.

Perwakilan masyarakat, Abdus Sakur mengatakan, Didik sering meninggalkan sekolah sebelum jam kerja berakhir. Kondisi tersebut diklaim hampir setiap hari terjadi sejak 2021.

“Sering meninggalkan sekolah sebelum jam kerja berakhir dan itu hampir setiap hari terjadi sejak 2021. Artinya, ketika sekitar pukul 09.00 WIB dan kembali menjelang jam pulang,” ungkap Abdus Sakur.

Masyarakat juga mengaku beberapa kali bertemu Didik di luar lingkungan sekolah saat jam kerja. Ketika ditanya mengenai keberadaannya, yang bersangkutan disebut beralasan memiliki kepentingan di luar sekolah.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Apresiasi Gebyar Pendidikan, Miliki Peran Strategis dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045

Selain persoalan kehadiran kepala sekolah, masyarakat menyoroti fasilitas kamar mandi sekolah. Sejumlah siswa disebut kerap menumpang ke kamar mandi milik warga karena fasilitas kamar mandi di sekolah dinilai tidak layak.

“Setelah kami telusuri air di kamar mandi sekolah itu penuh, ternyata permasalahannya ada di pintu kamar mandi. Kok bisa kamar mandi tidak ada pintunya, kemana anggaran sekolah?,” ungkap perwakilan masyarakat lainnya, Subeiri.

Ia juga menyampaikan, sulitnya bertemu dengan kepala sekolah menjadi persoalan lain yang dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, ketika wali murid atau masyarakat memiliki keperluan terkait pelayanan sekolah maupun hendak menyampaikan sesuatu, Didik sering tidak berada di sekolah.

Kondisi tersebut dinilai membuat peran kepala sekolah kurang dirasakan oleh masyarakat. Sebab, keberadaan kepala sekolah dianggap penting untuk memastikan pelayanan dan komunikasi dengan wali murid maupun masyarakat berjalan dengan baik.

“Kalau kepala sekolahnya ada, tetapi tidak berada di tempat ketika masyarakat membutuhkan, sama saja seperti tidak ada,” keluh Subeiri.

Baca juga :  Menu Makanan Banyak Dikeluhkan Wali Murid, MADAS Minta Satgas MBG Sampang Turun Tangan

Selain itu, hubungan kepala sekolah dengan masyarakat dan wali murid juga dinilai kurang baik. Masyarakat berharap kepala sekolah lebih terbuka dan mudah ditemui ketika terdapat kepentingan yang berkaitan dengan sekolah.

“Juga ada ungkapan uang keamanan. Uang keamanan apa? Kami tidak tahu hal itu, kami tidak merasa menerima uang keamanan itu,” kata pria yang akrab disapa Beiri itu.

Atas sejumlah persoalan tersebut, masyarakat dan wali murid mendesak Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan diganti. Bahkan, mereka meminta Didik tidak lagi mendatangi sekolah selama proses pergantian berlangsung meski proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua bulan.

Kabid Tenaga Kependidikan (Tendik) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Fadlillah menyampaikan, pihaknya saat ini sedang melakukan evaluasi dan telah melaporkan persoalan tersebut kepada pimpinan.

Menurut Fadlillah, pihak wali murid telah mengirimkan surat kepada Disdikbud Pamekasan sekitar satu minggu sebelum audiensi. Namun, sejumlah keluhan yang disampaikan saat audiensi tidak seluruhnya tercantum dalam surat tersebut.

Baca juga :  Peringati HUT ke-79 RI, UPT Puskesmas Pademawu Gelar Jalan Sehat dan Tasyakuran

“Semua laporan itu tidak ada di surat, semuanya masyarakat sampaikan ketika audiensi. Yang ada hanya sering keluar, itu benar adanya dan yang bersangkutan mengaku ketika dapat undangan dari kami atau Korwil, pengakuannya seperti itu,” ungkapnya.

Meski demikian, Disdikbud Pamekasan telah melakukan evaluasi dan melaporkan hasilnya kepada pimpinan. Dari proses tersebut, permintaan masyarakat terkait mutasi kepala sekolah akan dikabulkan.

“Tapi, ini proses mutasinya kesepakatan kemarin itu 1 sampai 2 bulan. Tidak bisa moro-moro di mutasi saat itu juga, ada beberapa tahapan,” tegas Fadlillah.

Klik Madura telah berupaya menghubungi Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Didik Prasetyo untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan atas keluhan tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum merespons. (enk/nda)

Berita Terkait

Empat Abad Jejak Dakwah Syekh Bilfaqih, LPI ABFA Rawat Warisan Ulama Lewat Pawai Budaya
Lontarkan Kalimat Tak Pantas pada Jurnalis, Ahli Bahasa UNIRA Soroti Etika Komunikasi Ketua Yayasan Al-Uswah
Injak Al-Qur’an Saat Live TikTok, Pensiunan Guru di Pamekasan Resmi Jadi Tersangka
Puskesmas Tampojung Pregi Ingatkan Ancaman Hipertensi dan Diabetes, PHBS Harus Dimulai dari Rumah
Influenza Tipe A Mulai Diwaspadai di Pamekasan, Kapus Batumarmar Tekankan Vaksinasi dan Etika Batuk
Temui Bupati, Ulama Pamekasan Desak Enam Tempat Hiburan Ditutup Permanen
Batumarmar Borong Juara FTBI Jawa Timur 2026, Empat Bintang Juara Diarak Keliling Kecamatan
Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:44 WIB

Empat Abad Jejak Dakwah Syekh Bilfaqih, LPI ABFA Rawat Warisan Ulama Lewat Pawai Budaya

Minggu, 1 November 2026 - 08:04 WIB

Lontarkan Kalimat Tak Pantas pada Jurnalis, Ahli Bahasa UNIRA Soroti Etika Komunikasi Ketua Yayasan Al-Uswah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Puskesmas Tampojung Pregi Ingatkan Ancaman Hipertensi dan Diabetes, PHBS Harus Dimulai dari Rumah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Influenza Tipe A Mulai Diwaspadai di Pamekasan, Kapus Batumarmar Tekankan Vaksinasi dan Etika Batuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Temui Bupati, Ulama Pamekasan Desak Enam Tempat Hiburan Ditutup Permanen

Berita Terbaru