TK Al-Falah Pamekasan Tolak MBG dari SPPG Larangan Tokol Usai Belasan Siswanya Keracunan

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERACUNAN: Sesi wawancara bersama guru TK Al-Falah Tlanakan Pamekasan (IMDAD/KLIK MADURA).

KERACUNAN: Sesi wawancara bersama guru TK Al-Falah Tlanakan Pamekasan (IMDAD/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di TK Al-Falah Tlanakan, Pamekasan berbuntut panjang. Sebanyak 12 anak mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada Selasa (9/9/2025).

Guru TK Al-Falah, Millatul Karimah, menceritakan, makanan itu awalnya diberikan oleh guru SMK Ma’arif 1 Pamekasan karena ada sisa jatah. Hari pertama tidak terjadi masalah. Namun, pada hari kedua justru muncul gejala keracunan.

“Hari pertama dikasih tidak terjadi apa-apa. Besoknya malah ada kejadian yang tidak kami inginkan. Bukan hanya anak-anak TK, tapi juga ada siswa SMK yang mengeluh pusing dan muntah-muntah,” ungkapnya, Rabu (10/9/2025).

Baca juga :  7 Gereja di Pamekasan Jadi Objek Pengamanan Polisi pada Operasi Lilin Semeru 2023

Gejala keracunan tidak langsung muncul di sekolah. Anak-anak baru merasakan pusing, lemas, muntah, hingga demam saat sudah di rumah.

Sebagian besar dibawa ke Puskesmas Tlanakan, sementara tiga anak dirujuk ke RSUD Smart Pamekasan karena ruang puskesmas penuh.

Total enam anak dirawat. Tiga di antaranya sudah pulang, sedangkan tiga siswa yang berada di RSUD Smart masih menjalani perawatan karena kondisi belum pulih.

“Guru kami juga ada yang ikut keracunan, tapi sudah tertangani melalui rawat jalan,” tambah Mila.

Pasca kejadian tersebut, pihak TK Al-Falah menegaskan tidak akan lagi menerima MBG dari dapur SPPG Larangan Tokol, Tlanakan.

Baca juga :  Diduga Hendak Mandi, Perempuan 24 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi Klompang Barat

Pihak sekolah memilih menunggu jadwal pembagian berikutnya pada 26 September 2025 dengan mencari dapur yang lebih higienis dan terjamin kandungan gizinya.

“Kami minta atasan lebih ketat mengawasi dapur SPPG di semua wilayah, khususnya di Kecamatan Tlanakan. Ahli gizi yang menangani juga harus benar-benar kompeten,” tegas Mila.

Sementara itu, perwakilan Mitra Dapur SPPG Larangan Tokol, Syaiful Arif, menghormati keputusan sekolah. Ia menyebut, kasus keracunan itu menjadi pelajaran berharga agar pelayanan lebih ditingkatkan.

“Sepanjang data kami, penerima manfaat sebenarnya bukan TK, melainkan SMK. Tapi yang lebih penting, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik. Ini tanggung jawab kami, bukan hanya ke sekolah tapi juga secara moral kepada siswa,” tandasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Siswa SDN Pasanggar 1 Diduga Keracunan MBG, DPRD Pamekasan Bakal Panggil Pengelola Dapur

Berita Terkait

DPRD Pamekasan Siapkan Rekomendasi Keras, OPD dengan Rapor Merah Terancam Dipangkas Anggaran
SMAN 1 Galis Libatkan Wali Murid Sejak Pra-MPLS, Perkuat Sinergi Bentuk Karakter Siswa
SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar
SMAN 1 Pademawu Rawat Budaya Lokal Lewat Ekstrakurikuler, Siapkan Wadah Minat dan Bakat Siswa Baru
Butuh Percepatan, Serapan DAK PAUD Baru 27,61 Persen
Evaluasi LKPj APBD 2025, Ketua Dewan Sebut Program Bupati Pamekasan Masih Jauh Panggang dari Api
Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Oknum Pengacara Buron
Mahasiswa KKN UTM Sulap Limbah Tembakau Jadi Biopestisida, Hadirkan Mesin Ekstraksi Ramah Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:04 WIB

DPRD Pamekasan Siapkan Rekomendasi Keras, OPD dengan Rapor Merah Terancam Dipangkas Anggaran

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:41 WIB

SMAN 1 Galis Libatkan Wali Murid Sejak Pra-MPLS, Perkuat Sinergi Bentuk Karakter Siswa

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:13 WIB

SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:41 WIB

SMAN 1 Pademawu Rawat Budaya Lokal Lewat Ekstrakurikuler, Siapkan Wadah Minat dan Bakat Siswa Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:30 WIB

Butuh Percepatan, Serapan DAK PAUD Baru 27,61 Persen

Berita Terbaru

MANIFESTO GELORA PAMEKASAN

Politik Hilirisasi: Jalan Baru Kedaulatan Ekonomi Daerah

Kamis, 16 Jul 2026 - 07:24 WIB