Menteri Koperasi RI Dorong Percepatan Industri Garam, Pamekasan Disiapkan Jadi Sentra Produksi

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono didampingi Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat memberikan keterangan pers. (DOK. KLIKMADURA)

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono didampingi Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat memberikan keterangan pers. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, mendorong percepatan pembangunan industri garam di Kabupaten Pamekasan.

Dorongan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke kantor Bupati Pamekasan, Sabtu (22/2/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Menkop Ferry berkomitmen mengawal langsung rencana pengembangan industri garam. Termasuk, berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan agar mendukung pendanaan pembangunan kawasan industri garam di Kabupaten Pamekasan.

“Nantinya, saya akan langsung bicara dengen mentri keuangan soal pembangunan industri garam ini,” katanya.

Ferry mengatakan, kawasan industri garam nantinya akan menjadi pusat produksi dan pengolahan garam rakyat. Hasil garam petani tidak hanya diserap, tetapi juga diproses lebih lanjut hingga menjadi garam industri bernilai tambah.

Baca juga :  Dinkes Pamekasan Pastikan Seluruh Dokumen Perizinan RSIA Puri Bunda Madura Lengkap

“Kita akan membangun kawasan industri untuk produksi garam. Hasil garam masyarakat bisa diserap, diolah, dan diproduksi menjadi garam industri. Ini kita dorong agar menjadi produk unggulan Kabupaten Pamekasan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan, pengembangan industri garam merupakan langkah strategis untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani garam.

“Sentra garam ke depan harus kita perhatikan secara serius, terutama persoalan yang melilit petani garam. Dari hulu sampai hilir harus kita selesaikan,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan dua lokasi yang memiliki potensi untuk pengembangan kawasan industri garam. Lokasi tersebut berada di wilayah selatan dan pesisir pantai utara (Pantura) Pamekasan.

Baca juga :  Kapus Talang Siring Akui Ada Pemotongan Dana Kapitasi, Karyawan Sebut Tidak Manusiawi

“Di wilayah selatan rencananya di Majungan, sementara di Pantura masih dalam pembahasan. Dua titik ini akan kita berdayakan,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah
Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran
Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi
Optimalkan Layanan UHC Pamekasan, Edy Gelora Desak Tambahan Anggaran Rp12 Miliar
74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus
Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 
Belum Usai Kasus Investasi Bodong, Pemilik Seblak Moms Iphiie Kembali Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan
Kritis! Fraksi Gelora Perjuangan Soroti Ketidaksesuaian Angka APBD Pamekasan 2027

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Pemkab Pamekasan Berpotensi Dapat Kucuran Anggaran Rp107 Miliar untuk Penanganan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Disdikbud Pamekasan Apresiasi SDN Kowel 3, Dorong Guru Naik Level Lewat Digitalisasi Pembelajaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:30 WIB

Lapangan Karapan Sapi Pamekasan Belum Layak Gelar Piala Presiden, Pakar Sakera Minta Segera Dibenahi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:27 WIB

74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verifikasi, Diskop UKM Siapkan Pelatihan Pengurus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 

Berita Terbaru